SEBAGIAN Karyawan Kejati Kalsel “Dirumahkan” Sampai Batas Belum Ditentukan

- Penulis

Jumat, 20 Maret 2020 - 00:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel)  “rumahkan” sebagian karyawan dalam batas waktu belum ditentukan.

“Iya sebagai karyawan kita rumahkan, ini yang tidak berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat sampai batas waktu yang belum ditemukan,” kata Kepala Kejaksan Tinggi Kalsel, Arie Arifin SH MH, kepada wartawan, disela kegiatan penyuntikan vaksin dan doa bersama untuk kesehatan, keselamatan, Kamis (19/3/2020).

“Untuk penyuntikan vaksin berupa vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Ini sesuai arahan Kajagung RI, ST Burhanuddin, seluruh kejati maupun kejari melakukan hal sama,” tambahnya.

Sedangkan diadakan doa bersama lanjut Arie Arifin, tak hanya untuk karyawan memohon kesehatan, keselamatan, tapi untuk semua masyarakat Kalsel umumnya.

Apa dilakukan jajaran Kejati Kalsel, masih berkaitan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19).

“Beberapa upaya demi menjaga kesehatan tubuh dilakukan salah satunya penyuntikan vaksin influenza. Iya seperti yang kita lakukan saat ini, “ ujarnya.

Vaksin influenza lanjutnya, sesuai pula dengan arahan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Secara medis katanya lagi, vaksin ini bukan untuk mencegah atau bahkan mengobati Covid-19. Karena memang belum ada obatnya secara medis.

“Tapi vaksin influenza ini kita gunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari virus flu yang gejalanya mirip seperti corona,” jelasnya.

Dalam kegiatan, dihadiri Habib Zakaria dan Anggota DPD RI, Abdurahman Bahasim atau lebih dikenal Habib Banua.

“Kita memang sengaja mengundang para habaib untuk meminta doanya agar semua diberi keselamatan dan kesehatan, khususnya untuk warga Kalsel,” tambahnya.

Baca Juga :   PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti

Penyuntikan dilakukan dokter dari Klinik Adyaksa dimulai Kajati Arie Arifin,  Abdurahman Bahasim atau lebih dikenal Habib Banua, dilanjut para asisten, seluruh jaksa serta pegawai tetap maupun honor.

Sementara Abdurahman Bahasim mengatakan,  agar penanggulangan virus corona bisa terintegrasi.

Juga harus tertib demi melindungi kesehatan masyarakat dari virus yang kini sudah meresahkan semua negara di dunia.

“Kita harapkan semua stokholder  mengikuti instruksi pemerintah pusat, sebab pemerintah pusat kan sudah bersinergi dengan WHO untuk penanggulangan yang betul-betul efektif,” ujarnya.

Sedangkan Habib Zakaria, menanggapi soal “dirumahkan” sebagai karyawan tersebut mengatakan, memang harus begitu dalam upaya pencegahan penyebaran virus, lagian semua sesuai surat edaran dari Kejagung RI.

Bahkan katanya ada salah satu riwayat hadis, sesuai Sabda Rasulullah SAW.

“Jika ada wabah, ya seperti sekarang ini maka kita jangan keluar dan orang lainpun tidak masuk, agar antisipasi wabah itu sendiri,” ucapnya.

Keterangan lain, selain penyuntikan vaksin, Kejati Kalsel nantinya mensterilkan area wilayah kerja dengan penyemprotan disinfektan. (ZI)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ANGGOTA DPRD Mempawah Diduga Bakar Lahan untuk Tanam Sawit
BOCAH Tewas Tertembak Senapan Angin
TERJEBAK Diperkebunan Sawit, Mama Lifa dan Lifa Diselamatkan
SATU Lagi korban meninggal KM Virgo Transport 8 Ditemukan
DUKA CITA Penyerahan Jenazah Korban KM Virgo pada Pihak Keluarga, Jasa Raharja Pastikan Pemenuhan Hak Santunan
KEBAKARAN di Cempaka XI Banjarmasin Tengah Diduga Usur Kesengajaan, Seorang Diamankan Polisi
TERIDENTIFIKASI Tiga Jenazah Korban KM Virgo, Adalah Pasutri dan Sang Paman
RADIKALISME di Medsos Incar Anak Muda, FKPT Kalsel Perkuat Pencegahan Dini

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:18

KPK: Pengadaan dan Mutasi Jabatan di Daerah Rawan Korupsi

Jumat, 18 September 2026 - 20:43

258 KABUPATEN/KOTA Sudah Terapkan Perlinsos Digital

Jumat, 18 September 2026 - 20:31

KAPAL Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta

Jumat, 18 September 2026 - 14:49

DITETAPKAN Lima Tersangka Karhutla dan 10 Korporasi dalam Penyidikan Polda Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 21:10

KASUS KORUPSI ATR/BPN: KPK Geledah Ruangan 3 Dirjen dan Sita Dokumen

Kamis, 17 September 2026 - 20:56

KESEHATAN Mental Nakes Salah Satu Penentu Keselamatan Pasien

Kamis, 17 September 2026 - 20:19

KAPOLRI Diperintahkan “All Out” Cek Unsur Pidana Pelaku Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 18:52

PEMILIK KM Virgo Transport 8 “Angkat Bicara” Terkait Musibah di Laut Jawa

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi garis polisi. (Foto: Getty Images/Ole Schwander)

Hukum

BOCAH Tewas Tertembak Senapan Angin

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:50

Foto Ilustrasi, Pesawat di Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, (Foto: Prokalteng)

Kalteng

14 JADWAL Penerbangan Terdampak Kabut Asap

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:39

Grand Prix Austria 2026 menandai kemenangan perdana bagi Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing). Membayar lunas blunder yang dilakukannya saat balapan Sprint, sang pembalap bernomor #37 berperforma mengesankan untuk mengklaim podium tertinggi MotoGP. Ia mengalahkan duet Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. (Foto: MotoGP.com)

Internasional

RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca