SATU LIANG dengan Sang Ayah, Legenda Bulu Tangkis Markis Kido Dikebumikan

- Penulis

Selasa, 15 Juni 2021 - 23:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pemakaman legenda bulu tangkis Indonesia, Markis Kido, di TPU Kebon Nanas, Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (15/6/2021). (FOTO/BADMINTON INDONESIA)

SuarIndonesia – Legenda bulu tangkis Indonesia, Markis Kido, telah dikebumikan. Dia berada satu liang dengan almarhum sang ayah, Djumharbey Anwar.

Markis Kido yang merupakan mantan pemain ganda putra nasional, baru saja meninggal dunia pada Senin (14/6/2021) kemarin.

Markis Kido mengembuskan napas terakhir saat sedang bermain bulu tangkis di kawasan Tangerang Selatan.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Markis Kido disemayamkan di rumah duka.

Keesokan harinya, prosesi shalat jenazah dilakukan di Masjid Baitul Muslimin yang dilanjutkan dengan penguburan di TPU Kebon Nanas, Cipinang, Jakarta Timur.

Ratusan pelayat lalu tak kuasa menahan tangis dan duka melepas peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 tersebut.

Paman ipar Kido, Joko Suprianto, mengucapkan rasa terima kasih atas doa yang telah diberikan.

“Terima kasih kepada semua pelayat yang sudah mendoakan almarhum Kido,” ucap Joko, dikutip BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

“Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau semasa hidup.”

“Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan dan ketabahan,” sambung pria yang juga pernah menjadi juara dunia bulu tangkis.

Baca Juga :   DIHADAPAN Komisi III DPR RI, Kapolresta Banjarmasin Paparkan Strategi Menjaga Kondusivitas Kota

Perwakilan PBSI juga hadir dan menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian mantan pemainnya tersebut.

“PBSI turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya,” tutur Wakil Sekretaris Jenderal PP PBSI, Edi Sukarno.

“Kido dengan semua prestasinya yang membanggakan adalah pribadi yang baik dan rendah hati, kami akan sangat kehilangan sosok almarhum.”

Ucapan duka juga datang dari Kementerian Olahraga yang diwakili Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi, Chandra Bakti.

Chandra Bakti menyampaikan pesan untuk meneladani dan sifat dan sikap alharmhum selama hidup.

Markis Kido tercatat merupakan mantan pemain ganda putra Indonesia yang memiliki segudang prestasi.

Selepas tak lagi menjadi atlet nasional, Kido melanjutkan karier sebagai pelatih di almamaternya PB Jaya Raya.(BolaSport/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KOORDINASI ke Kemendagri, Banggar DPRD Kalsel Pastikan Penguatan APBD 2027
DUEL MAUT Juru Parkir Melawan Penjaga Malam, Seorang Tewas
KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tim 9 Kejagung Sita 38 Objek Tanah
MENDAGRI Tito: Kegiatan Masyarakat tidak Boleh Ganggu Ketertiban Umum
BNPB: Karhutla Kalbar Tembus 48 Ribu Hektare
TANGIS HARU PECAH di Depan Posko Basarnas Pelabuhan Trisakti Banjarmasin
TIM DVI Polda Kalsel Telah Berangkatkan Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 untuk Dimakamkan
BAGIKAN Nasi Bungkus kepada Keluarga Korban KM Virgo Transport 8

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 22:03

DUEL MAUT Juru Parkir Melawan Penjaga Malam, Seorang Tewas

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September

Selasa, 15 September 2026 - 20:22

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tim 9 Kejagung Sita 38 Objek Tanah

Senin, 14 September 2026 - 21:12

API Karhutla Diburu Pakai X-Fire

Senin, 14 September 2026 - 21:04

TRAGEDI Kapal Virgo Transport 8: 2 Warga Asal Sampit Masih Hilang

Senin, 14 September 2026 - 20:56

KARHUTLA Kobar: Ada Satu Tersangka dan 8 Diperiksa

Minggu, 13 September 2026 - 21:46

ASAP Karhutla Selubungi Jalur Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama

Sabtu, 12 September 2026 - 22:10

DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca