Rupiah Anjlok ke Rp14.525/Dolar AS akibat Rusuh 22 Mei

- Penulis

Rabu, 22 Mei 2019 - 22:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi rupiah. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Suarindonesia – Nilai tukarrupiah diperdagangkan di level Rp14.525 dolar AS pada perdagangan Rabu (22/5) sore. Dengan demikian, maka rupiah melemah 0,31 persen dibandingkan penutupan Selasa (21/5) yakni Rp14.480 per dolar AS.

Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.488 per dolar AS atau melemah dibanding kemarin yakni Rp14.462 per dolar AS. Adapun pada hari ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp14.488 hingga Rp14.528 per dolar AS.

Sore hari ini, pergerakan mata uang Asia cenderung bervariasi terhadap dolar AS. Terdapat mata uang yang melemah seperti ringgit Malaysia sebesar 0,23 persen, dolar Singapura sebesar 0,16 persen, dan yuan China sebesar 0,03 persen.

Namun di sisi lain, terdapat mata uang Asia yang menguat seperti rupee India sebesar 0,05 persen, yen Jepang sebesar 0,08 persen, baht Thailand sebesar 0,08 persen, won Korea Selatan sebesar 0,09 persen, dan peso Filipina sebesar 0,14 persen. Sementara itu, dolar Hong Kong tidak bergerak melawan dolar AS.

Pergerakan yang sama juga terjadi pada mata uang negara maju. Poundsterling Inggris melemah 0,24 persen, namun euro menguat 0,01 persen dan dolar Australia menguat 0,06 persen terhadap dolar AS.

Baca Juga :   MENKOMDIGI: 10 Pegawai Tersangka Mafia Akses Judol Sudah Diberhentikan

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan pergerakan rupiah pada hari ini disebabkan karena maraknya aksi ambil untung yang dilakukan investor. Ini menyusul aksi kerusuhan yang terjadi sebagai respons atas hasil pemilihan umum yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Selasa (21/5) dini hari kemarin.

Ibrahim bilang investor merasa panik setelah ada berita mengenai korban tewas dan luka-luka pada peristiwa tersebut. “Setelah itu pelaku pasar melakukan aksi profit taking dan ini terus cenderung melemahkan nilai tukar rupiah,” jelas Ibrahim, Rabu (22/5).

Senada, Analis Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan demonstrasi yang rusuh membuat pasar cenderung menunggu (wait and see) sebelum berinvestasi ke Indonesia. Menurutnya, pasar masih ingin melihat calon presiden dan wakil presiden yang kalah bisa legawa dalam beberapa hari ke depan.

“Pemenang pilpres sudah clear, tapi yang kalah ini belum clear. Di samping itu, isu perang dagang juga masih mewarnai pergerakan hari ini,” papar Ariston.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi
KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital
ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI
KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji
UU IMIGRASI Disosialisasikan Anggota DPR RI Pangeran Khairul Saleh pada Masyarakat Banua Lawas Tabalong
JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji
PRESIDEN PRABOWO Ingin Semua Lembaga Direformasi, Termasuk Polri
REVISI UU Anti-Monopoli untuk Hadapi Dinamika Ekonomi Digital

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:42

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:54

UU IMIGRASI Disosialisasikan Anggota DPR RI Pangeran Khairul Saleh pada Masyarakat Banua Lawas Tabalong

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:41

PRESIDEN PRABOWO Ingin Semua Lembaga Direformasi, Termasuk Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:07

REVISI UU Anti-Monopoli untuk Hadapi Dinamika Ekonomi Digital

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:32

EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal

Berita Terbaru

Tim SAR setelah mengevakuasi empat jasad ABK korban gas beracun di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Kalsel

TIM SAR Evakuasi Jasad Empat ABK TB Samudra Jaya 1

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:51

Peresmian Digital Election Simulation Lab (DESLab) di Command Center Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri Jakarta, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kemendagri)

Nasional

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca