Rumah Sakit di Kalteng Tak Mampu Tangani Wanita 350 Kg

- Penulis

Selasa, 8 Januari 2019 - 12:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wanita Berbobot 350 Kg (Foto: Antara)

Suarindonesia – Rumah sakit se-Kalimantan Tengah (Kalteng) tidak ada yang bisa menangani obesitas Titi Wati yang memiliki berat 350 kg. Pemprov Kalteng sedang putar otak untuk menolong warganya itu.

“Rumah sakit terbesar di provinsi itu tidak punya ahli gizi,” kata Kepala Dinas Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) dr Suyuti Syamsul saat berbincang dengan detikcom, Selasa (8/1/2019).

Untuk menangani obesitas Titi juga dibutuhkan dua dokter ahli lain, yaitu endokrin yang membidangi hormon dan ahli bedah obesitas. Lagi-lagi, dua dokter ahli itu tidak ada yang bertugas di rumah sakit se-Kalteng.

“Belum lagi sarana rumah sakit yang memadai untuk melakukan perawatan seperti itu,” ujar Suyuti.

Baca Juga :   PEMKAB Balangan Bangun RTH Publik

Untuk mendapatkan diagnosis pasti, perlu langkah evakuasi ke rumah sakit. Namun lagi-lagi mengevakuasi Titi bukan perkara mudah karena badannya sudah melebar.

“Untuk evakuasi ke rumah sakit, harus membongkar pintu atau lewat jendela. Itu pun kalau diizinkan keluarga,” kata Suyuti.

Kalau harus dirujuk ke rumah sakit ke luar Kalteng, harus dipikirkan pula bagaimana teknis penanganannya.

“Kami masih berkoordinasi dan melakukan langkah-langkah menangani kasus ini,” pungkas Suyuti. (detikcom/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LUNCURKAN Desa Muara Jaya SIPANDAI Perkuat Pelayanan Posyandu Enam SPM
UPT Puskesmas Halong Luncurkan Berbagai Inovasi Kesehatan
LAYANAN GRATIS Puskemas di Balangan Terobos Gunung
MENKES: Label Nutri-Level untuk Pilih Makanan-minuman Sehat
ANTISIPASI KLB Hantavirus, Kemenkes Gerak Cepat Siapkan 198 RS
KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar
REAKSI KERAS Ketua DPRD Kalsel atas Insiden Keracunan Siswa SMK, Awasi dan Evaluasi Ketat Program MBG
MEMICU KONTROVERSI Rencana HUT RSUD Ulin Digelar di Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca