“RUAI RINDU MERATUS” Libatkan Masyarakat Dayak

- Penulis

Senin, 26 Februari 2024 - 22:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan Syarifuddin foto bersama dengan Menparekraf Sandiaga Uno usai peluncuran 110 KEN 2024 di Jakarta, Sabtu (27/1/1/2024). [ANTARA/HO-Pemkab Tapin]

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan Syarifuddin foto bersama dengan Menparekraf Sandiaga Uno usai peluncuran 110 KEN 2024 di Jakarta, Sabtu (27/1/1/2024). [ANTARA/HO-Pemkab Tapin]

SuarIndonesia — Pemerintah Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan melibatkan masyarakat Suku Dayak sebagai panitia dan penampil seni budaya pada acara “Ruai Rindu Meratus” yang masuk agenda 110 Karisma Event Nusantara (KEN).

“Karisma Event Nusantara ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi kreatif hingga ruang ekspresi seni budaya masyarakat Dayak setempat,” kata Penjabat Bupati Tapin Selatan Syarifuddin di Rantau, Kabupaten Tapin, Senin (26/2/2024).

Syarifuddin mengatakan “Ruai Rindu Meratus” yang digagas anak muda Kabupaten Tapin ini berpotensi mendongkrak sektor pariwisata di Bendungan Tapin yang merupakan proyek strategis nasional era Presiden Joko Widodo.

“Kekayaan alam dan budaya Dayak di sekitar Bendungan Tapin harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat dan lainnya,” ucap Syarifuddin, dikutip AntaraNews.

Disebutkan Syarifuddin, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III juga sudah memberikan ruang ekspresi, seperti panggung teater hingga lahan untuk pagelaran acara lainnya di kawasan Bendungan Tapin.

Selebihnya, Syarifuddin mengajak seluruh masyarakat untuk hadir pada acara Ruai Rindu Meratus pada Oktober 2024 nanti.

Sementara itu, Kapten “Ruai Rindu Meratus” Hendra Gunawan mengatakan acara ini bakal banyak menyuguhkan kekayaan seni budaya masyarakat Dayak setempat.

“Selain acara camping, sumpah pemuda bakal kita kuatkan lagi pertunjukan yang menggambarkan keunikan seni budaya masyarakat Dayak Tapin yang tak bakal dijumpai di tempat lain,” ungkap Hendra.

Hendra menyebutkan wisata edukasi lainnya, yakni pengenalan tentang Geopark Meratus yang saat ini diperjuangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menjadi Geopark Dunia. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
BANJIR Lumpuhkan Akses Delapan Desa
PENETATAPAN 1 Syawal 1447 Hijriyah, Muhammadiyah Menyampaikan Jatuh pada Jumat, Sedangkan NU Berpotensi Sabtu
DISELA “SOSREV” Desy Oktavia Sari Gelar Kelas Memasak Kue Khas Banjar, Padukan Edukasi Pancasila dan Pemberdayaan Warga
WAH ! Oknum Habib dan Istri Mencuri Diringkus Polisi, Begini Modusnya
SEORANG PERWIRA Ditlantas Polda Kalsel Gugur saat Pengecekan Jalur Tertimpa Pohon Tumbang
DORONG Inklusi Keuangan Syariah, Bank Kalsel Resmikan KCP Syariah Rantau

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:47

TERCATAT 401.586 KASUS Kumulatif Ispa Akibat Karhutla

Rabu, 4 November 2026 - 23:08

BANJIR-LONGSOR Landa Wilayah Perbatasan Entikong, 2 Rumah Roboh

Rabu, 4 November 2026 - 22:05

DIRESMIKAN Jembatan Merah Putih di Banjar, Kapolda Kalsel juga Serap Aspirasi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Rabu, 4 November 2026 - 21:54

AJAK WARGA Kumpul Bersama Polsek Banjarmasin Utara Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

Rabu, 4 November 2026 - 20:37

HELIKOPTER Mi-17 Diduga Alami Gangguan Teknis saat Ambil Air

Rabu, 4 November 2026 - 18:50

KAPOLSEK Banjarmasin Timur Ajak Warga Dialog di Bawah Jembatan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

DIHENTIKAN Pencarian Korban KM Virgo Transport 8, Tercatat 53 Orang Belum Ditemukan

Rabu, 4 November 2026 - 18:15

HELIKOPTER TNI Jatuh saat Misi Padamkan Karhutla di Kalteng

Berita Terbaru