SuarIndonesia — Pemerintah Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan melibatkan masyarakat Suku Dayak sebagai panitia dan penampil seni budaya pada acara “Ruai Rindu Meratus” yang masuk agenda 110 Karisma Event Nusantara (KEN).
“Karisma Event Nusantara ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi kreatif hingga ruang ekspresi seni budaya masyarakat Dayak setempat,” kata Penjabat Bupati Tapin Selatan Syarifuddin di Rantau, Kabupaten Tapin, Senin (26/2/2024).
Syarifuddin mengatakan “Ruai Rindu Meratus” yang digagas anak muda Kabupaten Tapin ini berpotensi mendongkrak sektor pariwisata di Bendungan Tapin yang merupakan proyek strategis nasional era Presiden Joko Widodo.
“Kekayaan alam dan budaya Dayak di sekitar Bendungan Tapin harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat dan lainnya,” ucap Syarifuddin, dikutip AntaraNews.
Disebutkan Syarifuddin, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III juga sudah memberikan ruang ekspresi, seperti panggung teater hingga lahan untuk pagelaran acara lainnya di kawasan Bendungan Tapin.
Selebihnya, Syarifuddin mengajak seluruh masyarakat untuk hadir pada acara Ruai Rindu Meratus pada Oktober 2024 nanti.
Sementara itu, Kapten “Ruai Rindu Meratus” Hendra Gunawan mengatakan acara ini bakal banyak menyuguhkan kekayaan seni budaya masyarakat Dayak setempat.
“Selain acara camping, sumpah pemuda bakal kita kuatkan lagi pertunjukan yang menggambarkan keunikan seni budaya masyarakat Dayak Tapin yang tak bakal dijumpai di tempat lain,” ungkap Hendra.
Hendra menyebutkan wisata edukasi lainnya, yakni pengenalan tentang Geopark Meratus yang saat ini diperjuangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menjadi Geopark Dunia. [*/UT]
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















