BANJIR-LONGSOR Landa Wilayah Perbatasan Entikong, 2 Rumah Roboh

- Penulis

Rabu, 4 November 2026 - 23:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (4/11/2026). (Foto: Istimewa)

Banjir di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (4/11/2026). (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Banjir dan tanah longsor menerjang Desa Nekan, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (4/11/2026). Akibatnya, dua rumah warga roboh diterjang longsor, sementara puluhan rumah lainnya terendam banjir.
Peristiwa tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia itu sejak Selasa (3/11/2026) malam hingga Rabu (4/11/2026) sore. Banjir merendam permukiman warga di Dusun Nekan. Bahkan, kantor Desa Nekan turut terendam.

Sementara itu, longsor menerjang permukiman di Dusun Gramajaya hingga merobohkan dua rumah warga. Camat Entikong, Miko Martoyo mengatakan banjir dan longsor terjadi akibat tingginya curah hujan yang berlangsung cukup lama.

“Curah hujan yang terjadi sejak tadi malam hingga sore ini menyebabkan Dusun Nekan banjir dan Gramajaya mengalami longsor,” kata Miko mengutip detikKalimantan, Rabu (4/11/2026).

Miko menyebut pendataan jumlah warga terdampak masih berlangsung. Hingga Rabu sore, pemerintah kecamatan dan aparat desa belum bisa memastikan jumlah kepala keluarga yang terdampak karena warga masih sibuk menyelamatkan barang-barang dari rumah masing-masing.

“Karena semuanya sedang sibuk mengevakuasi barang, data belum bisa kami sajikan. Termasuk kantor kepala desa juga ikut terendam. Data baru bisa kami sampaikan setelah kondisi agak tenang,” ungkapnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, aparat desa, dan relawan di lokasi untuk memantau situasi serta menyiapkan penanganan darurat. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sanggau, Kristian Hendro mengatakan keselamatan warga menjadi prioritas di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu bencana susulan.

Baca Juga :   BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel

“Koordinasi ini untuk memantau perkembangan banjir dan longsor di sana serta rencana penanganan bencana dan pascabencana. Yang terpenting masyarakat harus diamankan dulu,” tegas Hendro.

Berdasarkan laporan sementara BPBD, sejumlah rumah di Dusun Gramajaya terdampak longsor. Rumah milik Kia, Desti, Mama Sela, dan Yuti di wilayah hilir serta Mama Dita di wilayah hulu dilaporkan terkena dampak. Dari sejumlah rumah tersebut, dua mengalami kerusakan paling parah hingga roboh, yakni milik Desti dan Kia.

“Kami mengimbau, terutama yang tinggal di sekitar lereng dan kawasan rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan. Hujan susulan dikhawatirkan membuat kondisi tanah semakin labil dan memicu longsor kembali,” imbaunya.

Hingga Rabu (4/11/2026) sore, pendataan korban terdampak dan kerusakan bangunan masih dilakukan. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga serta menyiapkan langkah penanganan bagi masyarakat yang terdampak. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UPDATE KORBAN JATUHNYA Heli Mi-17: 5 Selamat, 2 Meninggal, 1 Masih Dicari
DIRESMIKAN Jembatan Merah Putih di Banjar, Kapolda Kalsel juga Serap Aspirasi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”
AJAK WARGA Kumpul Bersama Polsek Banjarmasin Utara Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas
HELIKOPTER Mi-17 Diduga Alami Gangguan Teknis saat Ambil Air
KAPOLSEK Banjarmasin Timur Ajak Warga Dialog di Bawah Jembatan
DIHENTIKAN Pencarian Korban KM Virgo Transport 8, Tercatat 53 Orang Belum Ditemukan
HELIKOPTER TNI Jatuh saat Misi Padamkan Karhutla di Kalteng
GANDENG Polda Kalsel, Sekretariat DPRD Kalsel Sosialisasi “Risk Assessment”

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:47

TERCATAT 401.586 KASUS Kumulatif Ispa Akibat Karhutla

Rabu, 4 November 2026 - 23:08

BANJIR-LONGSOR Landa Wilayah Perbatasan Entikong, 2 Rumah Roboh

Rabu, 4 November 2026 - 22:05

DIRESMIKAN Jembatan Merah Putih di Banjar, Kapolda Kalsel juga Serap Aspirasi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Rabu, 4 November 2026 - 21:54

AJAK WARGA Kumpul Bersama Polsek Banjarmasin Utara Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

Rabu, 4 November 2026 - 20:37

HELIKOPTER Mi-17 Diduga Alami Gangguan Teknis saat Ambil Air

Rabu, 4 November 2026 - 18:50

KAPOLSEK Banjarmasin Timur Ajak Warga Dialog di Bawah Jembatan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

DIHENTIKAN Pencarian Korban KM Virgo Transport 8, Tercatat 53 Orang Belum Ditemukan

Rabu, 4 November 2026 - 18:15

HELIKOPTER TNI Jatuh saat Misi Padamkan Karhutla di Kalteng

Berita Terbaru