BANJIR Lumpuhkan Akses Delapan Desa

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi ruas jalan nasional penghubung Kecamatan Lokpaikat menuju Kecamatan Piani yang terendam banjir di Rantau, Kabupaten Tapin, Senin (11/05/2026). (Foto: Antara/M Rastaferian Pasya)

Kondisi ruas jalan nasional penghubung Kecamatan Lokpaikat menuju Kecamatan Piani yang terendam banjir di Rantau, Kabupaten Tapin, Senin (11/05/2026). (Foto: Antara/M Rastaferian Pasya)

SuarIndonesia — Ruas jalan nasional Kabupaten Tapin, Kalsel kembali terendam banjir, sehingga aktivitas warga di delapan desa di kabupaten itu sempat lumpuh.

Ketua Komisi I DPRD Tapin Rustam Nawawi mengatakan proses evakuasi darurat dilakukan menggunakan dua armada milik perusahaan tambang sejak pukul 14.00 Wita hingga jalan dinilai sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

“Ini sifatnya penanganan sementara saja agar warga bisa tetap melintas dengan aman,” ujar Rustam di Rantau, Kabupaten Tapin, Senin (11/5/2026).

Genangan terjadi di kawasan Desa Bitahan Baru setelah hujan deras mengguyur wilayah Tapin sejak pukul 10.00 Wita hingga sekitar pukul 12.00 Wita. Air meluap hingga menutup badan jalan dan membuat pengendara roda dua maupun mobil minibus memilih berhenti, karena khawatir kendaraan mogok.

Akibat banjir tersebut, kata dia, mobilitas masyarakat dari Kecamatan Piani menuju Kota Rantau maupun sebaliknya terganggu.

“Sejumlah warga bahkan terpaksa menunggu air surut di pinggir jalan, karena tidak berani melintas,” tutur Rustam, dilansir dari AntaraKalsel.

Rustam menyebutkan banjir di ruas jalan tersebut terus berulang setiap kali hujan deras turun.

Baca Juga :   TIM RELAWAN DAN WARGA Temukan Jasad Penyapu Jalanan Tersangkut "di Tunggul" Dasar Sungai

Menurut dia, kondisi diperparah setelah akses jalan alternatif yang sebelumnya digunakan warga ditutup dan belum diganti dengan infrastruktur yang memadai.

“Yang paling terdampak masyarakat delapan desa di Kecamatan Piani, karena akses mereka terganggu setiap hujan deras,” katanya menambahkan.

Rustam berharap perusahaan tambang yang beroperasi di kawasan itu bertanggung jawab terhadap dampak yang dirasakan masyarakat, termasuk membuka kembali akses alternatif serta membangun jembatan dengan elevasi lebih tinggi agar jalur utama tidak terendam saat debit air meningkat.

“Warga berharap pemerintah daerah bersama perusahaan tambang segera mengambil langkah permanen, karena jalur penghubung menuju Kecamatan Piani kerap lumpuh setiap hujan deras melanda Tapin,” ujarnya lagi. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:32

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 November 2026 - 21:10

TODONGKAN PISTOL! Perampok Sikat 13 HP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

Kalsel

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 Nov 2026 - 21:46

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32