PENETATAPAN 1 Syawal 1447 Hijriyah, Muhammadiyah Menyampaikan Jatuh pada Jumat, Sedangkan NU Berpotensi Sabtu

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Muhammadiyah menyampaikan bahwa penetapan 1 Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

“Penetapan dilakukan menggunakan metode hisab yang mengacu pada sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT),” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Muhammadiyah menggunakan perhitungan astronomi atau hisab hakiki dengan prinsip, syarat, dan parameter yang terdapat dalam KHGT.

Sistem ini menetapkan satu kalender Hijriah yang berlaku secara global sehingga tanggal Hijriyah sama di seluruh dunia.

Hal tersebut sebelumnya juga sudah tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriyah.

“Kami menyampaikan khususnya pada seluruh warga besar dan simpatisan Muhammadiyah dan mudah-mudahan juga bermanfaat untuk kaum,” ucapnya.

Ia mengatakan, penetapan awal Syawal dengan metode hisab KHGT juga menjadi langkah Muhammadiyah untuk memberikan kepastian dan keseragaman perhitungan kalender Hijriah di seluruh dunia.

Dengan metode tersebut, penentuan awal Ramadhan dan awal Syawal tidak lagi bergantung pada pengamatan hilal di satu wilayah tertentu, melainkan pada posisi astronomis bulan yang telah memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam kalender global.

Baca Juga :   PERKELAHIAN BERDARAH di Pekapuran Raya, Seorang Tewas Penuh Bacokan

Sisi lain dari Nahdlatul Ulama, data hisab yang dihimpun Lembaga Falakiyah PBNU bersama Kemenag dan BMKG menunjukkan bahwa posisi hilal pada 19 Maret 2026 masih di bawah kriteria imkanur rukyah.

Adapun kriteria tersebut mengacu pada tinggi hilal minimal 3 derajat elongasi 6,4 derajat.

Dengan demikian, berdasarkan data hisab NU, 1 Syawal 1447 H atau Idul Fitri 2026 berpotensi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Syuriyah PBNU, KH Sarmidi Husna, meminta pemerintah tetap konsisten pada ketentuan yang berlaku.

“Imkanur rukyah harus menjadi syarat penerimaan kesaksian rukyatul hilal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya transparansi dan konsistensi terhadap kesepakatan kriteria yang telah ditetapkan dalam forum MABIMS.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama akan menetapkan Idul Fitri 2026 melalui sidang isbat yang digelar pada 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H. (*/ZI)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca