SuarIndonesia – Cuaca mendung sekal pukul 16.15 wita, dan tal lama kemudian petir menggelegar hingga kagetkan, namun tanpa adanya hujan khususnya di wilayah Banjarmasin, Rabu (28/10/2026).
Sejumlah wilayah seperti Banjaramsoin TImur, Barat maupun Utara diakui sejumlah warga, mengkagetkan suara petirnya, tanpa hujan sekitar pukul 17..35 wita hingga tengah malamnya .
“Ngeri jua suara petirnya, kira hujan bakal lebat, eh tenyata hanya harapan,” ucap Fakih, warga Banjarmasin Barat.
Hal sama Ahmad, warga Banjarmasin Utara dan Nadya warga Banjarmasin Tmur. “Sebelumnya bebebrapa hari mlalu juga tempat kita hanya rinrik rintik, di lain deras,” tambah Nadya.
Namun disebeutkan hujan turun wilayah Gambut Kabupaten Banjar Diketahui, fenomena petir menggelegar tanpa adanya hujan di w dapat terjadi karena beberapa alasan ilmiah berikut.
Petir Kering (Dry Lightning) terbentuk di dalam awan badai cumulonimbus, tetapi butiran hujan yang ada di dalamnya menguap di udara yang panas dan kering sebelum sempat menyentuh permukaan tanah. Akibatnya, kilat dan suara guntur tetap terjadi namun area di bawahnya terasa kering.
Virga, kondisi ketika hujan atau kristal es jatuh dari dasar awan tetapi menguap di tengah jalan akibat lapisan udara yang hangat di bawahnya.
Sambaran Jauh (Bolt from the Blue atau Petir Panas), suara guntur atau kilat bisa terlihat dari jarak yang sangat jauh (bahkan hingga puluhan kilometer) dari pusat awan badai, sehingga mendengar atau melihatnya meskipun hujan turun di tempat lain yang cukup jauh
Imbauan jika mendengar petir menggelegar, segera cari perlindungan di dalam ruangan yang aman dan hindari berada di tempat terbuka atau di bawah pohon tinggi. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















