HELIKOPTER Mi-17 Diduga Alami Gangguan Teknis saat Ambil Air

- Penulis

Rabu, 4 November 2026 - 20:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi kru helikopter yang dikabarkan jatuh di perairan Seruyan. (Foto: Istimewa)

Evakuasi kru helikopter yang dikabarkan jatuh di perairan Seruyan. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Helikopter Mi-17 Penerbad dilaporkan jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah pada Rabu (4/11/2026). Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Budi Rachmat menyebut helikopter TNI itu diduga alami gangguan teknis dan jatuh hendak melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Helikopter tersebut mengalami gangguan teknis saat melaksanakan pengambilan air untuk mendukung operasi pemadaman karhutla. Peristiwa itu terjadi di wilayah perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh,” ungkap Budi saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026) sore.

Adapun kronologi yang didapat oleh Budi, helikopter Mi-17 diketahui bertolak dari Kuala Pembuang sekitar pukul 09.55 WIB untuk menjalankan operasi udara penanggulangan karhutla. Penerbangan itu mengambil rute Kuala Pembuang-Telaga Pulang-Kuala Pembuang.

Namun, saat menjalankan misi pengambilan air untuk mendukung pemadaman karhutla Taman Nasional (TN) Tanjung Puting, helikopter mengalami gangguan teknis di wilayah perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh.

Setelah menerima informasi kecelakaan, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan. Helikopter PK-DAP yang sedang menjalankan operasi water bombing, menjadi salah satu unsur pertama yang memberikan bantuan setelah menerima informasi melalui komunikasi radio dari helikopter Bell 412 Penerbad.

Berdasarkan data sementara, terdapat delapan personel di dalam helikopter tersebut. Mereka yakni Mayor Cpn Dudi, Kapten Cpn Febri, Lettu Cpn Hafiz, Kapten Cpn Suganda, Lettu Cpn Fercis, Pratu Gilang, Serda Sardi, dan Serka Kadiya.

Hingga kini informasi mengenai jumlah keseluruhan kru, kondisi korban, serta penyebab jatuhnya helikopter belum diketahui secara lengkap.

Terbatasnya jaringan komunikasi di sekitar lokasi kejadian menjadi salah satu kendala dalam penyampaian perkembangan informasi. Tim gabungan saat ini masih berupaya melakukan penyelamatan terhadap seluruh personel.

Satu Orang Tewas, Lima Lainnya Selamat

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam XXII Tambun Bungai, Kolonel Arh Dodo Sahata Manullang mengkonfirmasi korban kecelakaan helikopter Mi-17V5 pada Rabu (4/11/2026). Disebut satu orang kru ditemukan meninggal dunia, lima orang lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara dua kru lainnya masih dalam proses evakuasi.

Baca Juga :   PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan

“Dari hasil evakuasi sementara, satu kru ditemukan meninggal dunia. Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Kuala Pembuang untuk penanganan lebih lanjut,” kata Dodo mengutip detikKalimantan, Rabu (4/11/2026) malam.

“Lima kru lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan kini menjalani perawatan medis di rumah sakit yang sama. Dua kru lainnya masih dalam proses evakuasi,” tambahnya.

Sebelum mengalami kecelakaan, helikopter Mi-17V5 tersebut diketahui lepas landas dari Kuala Pembuang sekitar pukul 09.55 WIB dengan tujuan Telaga Pulang.

Penerbangan itu merupakan bagian dari operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Dodo menyebut helikopter milik TNI AD itu kecelakaan saat ketika sedang melakukan pengambilan air laut untuk mendukung operasi pemadaman melalui metode water bombing. Insiden terjadi di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah pada Rabu (4/11) sekitar pukul 11.18 WIB.

Sesaat setelah kecelakaan terjadi, TNI AD bersama tim gabungan langsung bergerak melakukan operasi penyelamatan. Evakuasi dilakukan melalui jalur udara dan laut untuk mempercepat penanganan seluruh kru yang berada di dalam helikopter.

Penyebab pasti jatuhnya helikopter masih dalam proses penyelidikan. TNI AD saat ini masih memprioritaskan proses evakuasi terhadap seluruh kru, sekaligus memastikan para korban selamat mendapatkan penanganan medis secara maksimal.

Diketahui Dodo bersama Pangdam XXII Tambun Bungai Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin diketahui masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian.

“Perjalanan dari Kota Palangka Raya menuju lokasi diperkirakan memakan waktu sekitar 10 jam,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AHLI ULM Beberkan Dampak Teknis Pemadaman Listrik Kalselteng di  PTUN Banjarmasin
SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi
RATUSAN EKOR BURUNG tanpa Dokumen Gagal Dikirim
SATU KRU HELI Mi-17 Masih dalam Pencarian
KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T
LUAS KARHUTLA Kalteng Meningkat
UPDATE, Tiga Personel TNI AD Gugur Musibah Hlikopter Mi 17 di Kalteng
TERCATAT 401.586 KASUS Kumulatif Ispa Akibat Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:02

SATU KRU HELI Mi-17 Masih dalam Pencarian

Kamis, 5 November 2026 - 19:47

KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T

Kamis, 5 November 2026 - 19:40

LUAS KARHUTLA Kalteng Meningkat

Kamis, 5 November 2026 - 15:52

UPDATE, Tiga Personel TNI AD Gugur Musibah Hlikopter Mi 17 di Kalteng

Rabu, 4 November 2026 - 23:47

TERCATAT 401.586 KASUS Kumulatif Ispa Akibat Karhutla

Rabu, 4 November 2026 - 22:44

UPDATE KORBAN JATUHNYA Heli Mi-17: 5 Selamat, 2 Meninggal, 1 Masih Dicari

Rabu, 4 November 2026 - 20:37

HELIKOPTER Mi-17 Diduga Alami Gangguan Teknis saat Ambil Air

Rabu, 4 November 2026 - 18:15

HELIKOPTER TNI Jatuh saat Misi Padamkan Karhutla di Kalteng

Berita Terbaru

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dan Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Dr Suhermanto menggelar jumpa pers terkait perkembangan kasus penyadapan Presiden Prabowo di Jakarta, Kamis (5/11/2026) malam. (CNN Indonesia TV)

Headline

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:33

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan penjelasan terkait progres Perlinsos Digital dan skema baru pendanaan bantuan iuran kesehatan di Jakarta, Kamis (5/11/2026). (Foto: Antara/M Riezko Bima EP)

Nasional

18 JUTA KELUARGA Terdaftar Perlinsos Digital

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:20