ROB RENDAM Belasan Sekolah di Banjarmasin, Kadisdik Sarankan Bisa Pembelajaran Jarak Jauh

- Penulis

Sabtu, 3 Desember 2022 - 07:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Belasan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin terendam banjir rob yang akhir-akhir ini melanda Kota Banjarmasin.

Kepala Disdik (Disdik) Kota Banjarmasin, Nuryadi mengungkapkan dari laporan yang telah pihaknya terima ada 18 sekolah yang terendam banjir. Baik itu SD maupun SMP.

“Terbanyak itu SD ada sekitar 15, sisanya SMP yang mana memang sekolah yang dilaporkan itu rawan terdampak banjir,” ungkap Nuryadi saat dikonfirmasi awak media, Jumat (02/12/2022)

Sekolah yang dilaporkan terendam banjir di antaranya SMPN 22 Banjarmasin, SMPN 11 Banjarmasin, dan SMPN 14 Banjarmasin. Sedangkan SD itu ada SDN Pengambangan 10, SDN yang berada di wilayah Pekapuran dan lainnya.

Tak dipungkiri Nuryadi, belasan sekolah tersebut sudah biasa jadi langganan setiap tahunnya dari fenomena alam itu.

Mengingat memang lokasi sekolah yang kebanyakan berada dekat dan tak jauh dengan bantaran sungai atau memang lokasinya dataran rendah. Sehingga saat air pasang, banjir pun langsung menerjang sekolah tersebut.

Bahkan dari belasan sekolah itu lanjut Nuryadi, ada sekolah yang terendam banjir cukup tinggi hingga genangan air masuk ke ruang kelas.

Baca Juga :   GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara

Kadisdik Nuryadi
Tentunya itu cukup berdampak pada aktivitas belajar mengajar di sekolah. Belum lagi ada kekhawatiran lainnya, misalnya ada binatang berbahaya yang masuk ataupun penyakit kulit yang bisa menyerang siswa.

“Kami imbau sekolah untuk mengantisipasi apa pun dari hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa saja terjadi,” tuturnya.

Mengenai antisipasi dan lainnya, sepenuhnya pihaknya menyerahkan kepada pihak sekolah yang mengelola.

Kendati demikian, pihaknya menyarankan apabila saat banjir proses belajar tak memungkinkan. Maka bisa dialihkan sementara dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di rumah kepada siswa.

“Tapi kalau bisa mengatasi ya tetap tatap muka saja pembelajarannya,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18