RIMBUNNYA Hutan Sulitkan Pencarian Helikopter Hilang

- Penulis

Selasa, 2 September 2025 - 22:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR saat operasi pencarian jalur udara hari kedua terhadap helikopter tipe BK117 D3 yang hilang kontak di kawasan hutan pegunungan, Desa Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Selasa (2/9/2025). )(SuarIndonesia/ ANTARA/HO-SAR Banjarmasin)

Tim SAR saat operasi pencarian jalur udara hari kedua terhadap helikopter tipe BK117 D3 yang hilang kontak di kawasan hutan pegunungan, Desa Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Selasa (2/9/2025). )(SuarIndonesia/ ANTARA/HO-SAR Banjarmasin)

SuarIndonesia — Tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari unsur udara dan darat mengatakan karakteristik hutan belantara dengan rimbun sangat lebat menyulitkan proses pencarian helikopter tipe BK117 D3 yang hilang kontak di sekitar Air Terjun Mandin Damar, Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana di Banjarbaru, Selasa (2/9/2025) malam, mengatakan operasi hari kedua ini sementara berakhir pada pukul 18.00 WITA.

“Ciri hutannya itu kalau objek jatuh dari atas, objeknya langsung tertutup. Hutan belantara banyak pohon besar, tumbuhan rapat, rimbunan langsung menutup setiap objek yang jatuh dari atas,” ujar dia.

Kemudian tantangan kedua, ia menyebut cuaca di kawasan hutan itu berubah-ubah setiap saat, tidak bisa diprediksi dalam waktu yang lama.

“Faktor cuaca menjadi penghambat utama bagi SAR udara,” tutur Putu.

Dia mengatakan sejak pukul 14.00 WITA tadi, terjadi hujan lebat yang berisiko terhadap keselamatan Tim SAR khususnya udara. Sehingga satu Search and Rescue Unit (SRU) udara beroperasi hanya pada pukul 07.50-11.30 WITA menggunakan helikopter milik BNPB RI. Hasilnya masih nihil, belum ada perkembangan tanda ditemukan target.

Kemudian dari SRU darat yang melakukan operasi pencarian berjalan kali mulai pukul 07.00-18.00 WITA, juga belum menemukan tanda-tanda pasti serpihan maupun fisik helikopter yang hilang di titik koordinat pencarian yang sebelumnya sudah dipetakan.

Meski belum membuahkan hasil, Putu menegaskan bahwa seluruh unsur SAR di lapangan yang terlibat telah berusaha semaksimal mungkin.

Bahkan, SRU darat telah mengcover titik terakhir helikopter melalui flight radar yang didapatkan dari pusat. Termasuk informasi melalui keterangan dari warga setempat yang melihat helikopter berasap dan diduga meledak sebelum hilang dari pandangan warga.

Putu mengatakan Tim SAR akan melanjutkan pencarian hari ketiga pada Rabu (3/9) dan akan didahului rapat koordinasi dan evaluasi menyeluruh terhadap Tim SAR.

“Setelah rapat, dilanjutkan membuat perencanaan operasi hari ketiga. Terima kasih untuk seluruh pihak yang terlibat. Semoga target bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Putu.

Tim SAR gabungan terdiri atas unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah setempat, relawan dan masyarakat setempat.

Helikopter Tipe BK117 D3 milik Estindo Air mengalami hilang kontak saat terbang di sekitar Mentewe, Tanah Bumbu, Provinsi Kalsel pada Senin (1/9) sekitar pukul 08.54 WITA.

Helikopter tersebut membawa delapan orang, terdiri atas seorang pilot, seorang engineer, dan enam penumpang, yakni Capt Haryanto, Eng Hendra, Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, dan Iboy Irfan Rosa.

Baca Juga :   KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Helikopter dengan rute penerbangan dari Kotabaru Kalimantan Selatan menuju Palangka Raya Kalimantan Tengah itu sebelumnya dilaporkan Kantor SAR Banjarmasin diperkirakan jatuh di sekitaran Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu.

Helikopter lepas landas dari Bandara Syamsir Alam, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (1/9) sekitar pukul 08.46 WITA dengan perkiraan tiba di Bandara Palangka Raya pukul 10.15 WITA.

Namun, heli tersebut kontak terakhir tercatat pada pukul 08.54 WITA, sebelum pesawat tidak lagi dapat dihubungi AirNav dari Kotabaru, Banjarmasin, Balikpapan maupun Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan kemudian laporan hilang kontak diterima pukul 12.02 WITA.

Tim SAR gabungan melaksanakan rapat koordinasi pemetaan lokasi helikopter tipe BK117 D3 yang hilang kontak di kawasan Desa Mandin Damar, di Posko 2 Desa Gunung Raya, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu.

Tim SAR hentikan sementara

Sementara itu, dilansir dari ANTARANews, Tim SAR gabungan dari unsur udara dan darat menghentikan sementara upaya pencarian terhadap helikopter tipe BK117 D3 yang hilang kontak di sekitar Air Terjun Mandin Damar, Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan demi keselamatan personel.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Banjarmasin Arianto di Posko 2 Desa Gunung Raya, Tanah Bumbu, Selasa (2/9/2025) malam, mengatakan hasil pencarian pada hari kedua masih nihil.

“Kita hentikan sementara dulu di tengah cuaca buruk, karena personel juga butuh istirahat demi keamanan. Untuk fisik helikopter belum ditemukan,” ujar dia.

Arianto menyebut pencarian hari ketiga akan dilanjutkan pada Rabu (3/9) mulai pukul 07.00 WITA dengan pembagian tugas Tim SAR darat dan udara.

Tim SAR menghentikan operasi pencarian hari kedua. Selain karena sudah malam hari, kondisi cuaca di kawasan itu saat ini berkabut disertai dengan hujan. Tim SAR gabungan terdiri atas unsur SAR Banjarmasin, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat,

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Aksi Cepat untuk membantu proses pencarian helikopter yang jatuh di kawasan hutan itu.

Pemkab Tanah Bumbu membekali Satgas Aksi Cepat dengan peralatan dan logistik untuk beberapa hari ke depan, menyesuaikan status tanggap darurat selama tujuh hari yang ditetapkan oleh Basarnas Banjarmasin. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JAJARAN GABUNGAN Do’a Bersama Semoga Korban KM Virgo Segera Ditemukan
SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin
GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla
CAIRAN Surfaktan Disiapkan Polda Kalsel Produksi Jumlah Lebih Banyak
BASARNAS: Hari Kelima Pencarian Posisi Kapal Virgo Semakin Tenggelam
MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan
PEMILIK KM Virgo Transport 8 “Angkat Bicara” Terkait Musibah di Laut Jawa
DIUNGKAP PAKET GANJA Hampir Setengah Kilogram, Seorang Pria Diamankan Polresta Banjarmasin

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:23

JAJARAN GABUNGAN Do’a Bersama Semoga Korban KM Virgo Segera Ditemukan

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:41

GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 21:27

BASARNAS: Hari Kelima Pencarian Posisi Kapal Virgo Semakin Tenggelam

Kamis, 17 September 2026 - 19:05

MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan

Kamis, 17 September 2026 - 18:52

PEMILIK KM Virgo Transport 8 “Angkat Bicara” Terkait Musibah di Laut Jawa

Kamis, 17 September 2026 - 16:15

DIUNGKAP PAKET GANJA Hampir Setengah Kilogram, Seorang Pria Diamankan Polresta Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 16:06

PENGIRIMAN Rokok Ilegal dari Surabaya, 3,4 Juta Batang Diamankan

Berita Terbaru

Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar. (detikKalimantan)

Hukum

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:50

Headline

GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:41

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca