KLH Prioritaskan Pemulihan Lingkungan 3 Provinsi Rawan Karhutla

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri LH M Jumhur Hidayat (kiri) memberi keterangan pada media usai membuka Rapat Kerja Pencegahan dan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan pada Ekosistem Gambut di Jakarta, Jumat (10/7/2026). (Foto: Antara/Lintang Budiyanti P)

Menteri LH M Jumhur Hidayat (kiri) memberi keterangan pada media usai membuka Rapat Kerja Pencegahan dan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan pada Ekosistem Gambut di Jakarta, Jumat (10/7/2026). (Foto: Antara/Lintang Budiyanti P)

SuarIndonesia — Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memprioritaskan gerakan nasional pemulihan lingkungan di tiga provinsi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yakni Riau, Kalimantan Barat, dan Sumatra Selatan.

“Jadi ini bagian dari gerakan yang sama melibatkan pemerintah, pengusaha, masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat hingga tokoh agama yang menyambut baik rencana gerakan nasional pemulihan lingkungan ini. Daerah-daerah rawan kita yang paling utama ada tiga, itu di daerah Riau, terutama di Kabupaten Pelalawan, kemudian di daerah Kalimantan Barat, utamanya Kubu Raya, dan di Sumatera Selatan,” kata Menteri LH Moh Jumhur Hidayat di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Ia juga mengemukakan pemerintah berkolaborasi dengan berbagai pihak sudah melakukan revegetasi atau penanaman dan pemulihan kembali lahan gambut di beberapa lahan-lahan kritis seluruh Indonesia.

“Kemarin laporan terakhir dari Kementerian Kehutanan ada sekitar 400 ribu lahan kritis yang sudah ditanam kembali, dan kita dalam rangka ini ingin melakukan gerakan nasional pemulihan lingkungan. Jadi, kita mengajak semua orang dan kekuatan korporasi, organisasi masyarakat, siapapun dia, untuk sama-sama memulihkan lingkungan dengan cara menanam misalnya 2 miliar pohon di tempat-tempat yang potensial terbakar,” ujar dia.

Jumhur juga menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak di tingkat lapangan dalam rangka pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), salah satunya melalui rapat kerja yang melibatkan sekitar 400 perusahaan pemilik konsesi di wilayah lahan gambut hari ini.

Baca Juga :   ENAM Kementerian Bersatu Lawan Kekerasan Anak

“Sekarang pertemuan ini kan sebenarnya tidak lanjut juga, yang memang saya minta kepada teman-teman untuk mengumpulkan mereka karena kalau mereka kebakaran gara-gara abai, itu hukumannya ngeri sekali, bisa tutup perusahaan itu, nanti repot, jadi sebaiknya sebelum itu terjadi, ya sudah kita kerja kan enggak dengan biaya yang mahal juga, itu bagian dari tanggung jawab mereka (perusahaan),” tutur Jumhur dilansir dari Antara.

KLH menetapkan Kabupaten Muaro Jambi (Jambi), Pelalawan (Riau), dan Ogan Komering Hilir (Sumatra Selatan), dan Kubu Raya (Kalimantan Barat) sebagai wilayah prioritas tertinggi pembasahan kembali lahan gambut serta pengawasan hidrologi, mengingat terdapat puluhan Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) di bawah 40-80 cm dengan kategori rawan yang dapat memicu karhutla di wilayah-wilayah tersebut. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERSONEL Pemadam Karhutla Dirotasi untuk Cegah Kelelahan
JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November
MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal
TERKAIT Karhutla, 5 hingga 6 Perusahaan Bakalan Kena Sanksi
SEMBILAN Sarang Narkoba di Sumut Digerebek Bareksrim Polri
PEMDA Diminta Aktif Sukseskan Swasembada Pangan
MASYARAKAT Diminta Kumpulkan Bukti Penipuan Pembukaan SPPG
POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:09

KARHUTLA Tak Kunjung Reda, Pelaku Diminta Ditindak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:02

KING COBRA di Bawah Jembatan Dikira Kayu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:54

SOAL Alokasi Dana Desa yang ‘Imut’: 11 Kades Pupis-Katingan Curhat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:47

KARHUTLA KOBAR: 6 Petugas Tumbang hingga Masuk RS

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca