RIBUAN PETUGAS Penyelenggara PSU Pilgub Dirapid Test Antigen

- Penulis

Selasa, 1 Juni 2021 - 20:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Jelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2020, ribuan petugas penyelenggaranya menjalani pemeriksaan rapid test antigen, Selasa (01/06/2021).

Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin, Husni Thamrin mengatakan, pemeriksaan kali ini dipusatkan di aula kantor Kecamatan Banjarmasin Utara selama dua hari.

“Mereka ini merupakan petugas adhoc yang akan bertugas dalam pelaksanaan PSU Pilgub pada 9 Juni nanti,” ucapnya saat ditemui awak media di sela pemeriksaan tersebut, Selasa (01/06/2021) siang.

Menurutnya, proses pemeriksaan massal kepada seluruh petugas adhoc tersebut merupakan instruksi dari KPU Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga pihaknya hanya mengikuti instruksi apa yang sudah diinstruksikan.

“Kita pastikan kalau mereka yang bertugas dalam PSU Pilgub nanti bebas dari paparan Covid-19. Makanya kita lakukan pemeriksaan ini selama dua hari,” ungkapnya.

 

Petugas penyelenggaranya PSU Pilgub 2020 menjalani pemeriksaan rapid test antigen
Petugas penyelenggaranya PSU Pilgub 2020 menjalani pemeriksaan rapid test antigen

 

Diketahui sebelumnya, seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yakni sebanyak 301 TPS di Kecamatan Banjarmasin Selatan wajib melaksanakan PSU dalam Pilgub Kalsel, sesuai dengan amar putusan Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu.

Untuk jumlah petugas adhoc KPU dari (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebanyak 2.107 orang, Petugas Keamanan Tempat Pemungutan Suara (PK TPS) 602 orang, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) 5 orang dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) 36 orang.

Lantas bagaimana jika dalam pemeriksaan tersebut ada ditemukan petugas yang positif Covid-19?

Terkait hal itu, Komisioner KPU Kota Banjarmasin, Taufiqqurakhman menjelaskan, bahwa yang bersangkutan akan disuruh beristirahat terlebih dahulu sampai dinyatakan negatif.

Baca Juga :   PASCA Pengunduran Paman Birin, akan "Digantikan" Haji Muhidin ?

“Mereka kita minta untuk beristirahat dulu, kita pastikan dilapangan nanti semuanya bebas Covid-19,” jelasnya.

Saat ditanya apakah petugas yang positif itu akan diganti? Mengingat pelaksanaan PSU Pilgub hanya tersisa 7 hari saja.

Pria dengan sapaan Taufiq itu menuturkan, bahwa dalam pelaksanaan PSU pilgub ini tidak akan ada petugas yang diganti.

“Dari hasil koordinasi kami dengan pihak KPU Provinsi mereka yang positif tidak diganti. Kita sesuai arahan saja,” imbuhnya.

Padalnya. Menurut Taufiq, jika petugas yang positif itu diganti maka pihaknya kembali memerlukan waktu mencari pengganti dan pemeriksaan rapid antigen lagi.

“Kecuali mereka (petugas adhoc) itu menolak untuk di rapid antigen. Mau tidak mau mereka harus diganti. Karena pemeriksaan ini memang tahap untuk menjadi petugas Pemilu,” pungkasnya.

Karena itu, ia berharap dari pemeriksaan tersebut tidak menunjukkan banyak yang terpapar Covid-19. Sehingga PSU Pilgub bisa terlaksana dengan lancar dan aman.

Di sisi lain, Untuk mengurangi resiko terjadinya kerumunan massa saat rapid test antigen massal, pihaknya mengaku sudah mengatur jadwal pemeriksaan sesuai dengan kelurahannya masing-masing.

“Kita kelompokan, hari ini sembilan kelurahan besok tiga kelurahan, supaya tidak terjadi penumpukan warga,” tandasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
BARITO PUTRA Taklukan PSS Sleman 1-0, Menggusur Persipura Jayapura
KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak
ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi
PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan
PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden
SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik
WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 April 2026 - 22:49

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 April 2026 - 22:40

KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara

Jumat, 10 April 2026 - 22:35

PENAMPAKAN TUMPUKAN UANG 371 Triliun Hasil Satgas PKH

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 22:01

KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid

Kamis, 9 April 2026 - 20:41

SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji

Kamis, 9 April 2026 - 00:00

PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis

Berita Terbaru

Petugas karantina saat mengamankan kura-kura dilindungi yang disamarkan dalam bentuk paket di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Karantina Kalsel)

Kalsel

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:44

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca