RATUSAN MASSA “Geruduk” Ditreskrimsus Tuntut Ditelisik Dugaan Praktik Korupsi Sejumlah Proyek di HSU

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 19:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan massa

Ratusan massa "geruduk" (datangi) Markas Komando (Mako) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan (Ditreskrimus Polda Kalsel), di Jalan Ahmad Yani Km 3,5 Komplek Bina Brata , Banjarmasin Timur, Kamis (20/11/2025) (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Ratusan massa “geruduk” (datangi) Markas Komando (Mako) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan (Ditreskrimus Polda Kalsel), di Jalan Ahmad Yani Km 3,5 Komplek Bina Brata , Banjarmasin Timur, Kamis (20/11/2025).

Massa suarakan penuntutan untuk ditelisik serta diusut atas dugaan praktik korupsi sejumlah proyek di Kabuoaten Hulu Sungai Utara (HSU)

Massa dari berbagai aliansi Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) bersama Kelompok Masyarakat Pemerhati Banua (KMPB), dipimpin langsung Ketua KMPB, Bahauddin.Massa juga, membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan agar pihak Kepolisian menelisik dugaan praktik korupsi pada beberapa proyek infrastruktur dan pengadaan barang di Kabupaten HSU.

Massa tampak memadati halaman depan Mako Ditreskrimsus sembari menyuarakan aspirasi secara tertib.

Sejumlah proyek yang dipersoalkan antara lain  penanganan long segment ruas Garunggung – Danau Terate dengan nilai Rp 8,5 Miliar

Proyek pengaspalan Desa Garunggung dengan nilai Rp 700 Juta. Pengadaan peralatan dan mesin BLUD Rumag Sakit Umum Daerah (RSUD) Pembalah Batung HSU dengan pagu Rp 2,1 Miliar. Pengadaan barang dan jasa BLUD lainnya dengan pagu Rp 53,3 miliar

Massa menduga pekerjaan di lapangan tidak sesuai spesifikasi dan berpotensi merugikan keuangan negara. “Kami tidak akan diam. Negara tidak boleh dirugikan!,”ucap Ketua KMPB, Bahauddin.

Di tengah orasi, Bahauddin menyampaikan tuntutan dengan nada tegas.“Kami datang bukan untuk gaduh, kami datang karena ada dugaan kejanggalan yang harus dibuka terang-terangan.

Negara tidak boleh dirugikan! Jika ada oknum bermain dalam proyek-proyek ini, maka harus segera diproses. Kami tidak akan diam,” tegasnya lagi.

Ia menambahkan, bukti-bukti awal telah mereka himpun dan siap diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.“Kami percaya Polda Kalsel berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi. Ingin kasus-kasus ini ditelisik secara profesional, tanpa pandang bulu,” tambahnya.

Baca Juga :   WARGA Kobar Males Antre di SPBU, Terpaksa Beli Eceran Pertalite Rp 22 Ribu per Botol

Ia sampaikan juga dalam orasi perlu adanya atensi khusus RSUD Pembelah Batung, berkaitan dengan pengadaan alat alat kesehatan, obat obatan nilainya puluhan miliaran rupiah.

Selain itu juga berkaitan dengan Belanja Barang BLUD dengan nilai pantastis sebesar Rp.53.305.925.733.

Massa kemudian diterima dan berhadapan langsung dengan Kabag Ops Ditreskrimsus Polda Kalsel, AKBP Suprapto, yang turun menemui para pengunjuk rasa.

AKBP Suprapto memastikan laporan dan aspirasi yang disampaikan tidak akan diabaikan.”Kami menghargai apa yang disampaikan rekan-rekan hari ini. Setiap laporan akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Kami akan menindaklanjuti secara profesional dan proporsional,” ujarnya.

Ia menegaskan, Kepolisian membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan penyimpangan anggaran, namun proses investigasi tetap harus mengikuti standar operasional dan pembuktian hukum.

“Kami bekerja berdasarkan data, fakta, dan aturan. Bila ditemukan pelanggaran, tentu akan ditindak sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Ketua KMPB,  Bahauddin

Aksi tertib hingga selesai dan setelah menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri secara teratur dan berkomitmen akan terus mengawal proses hukum yang berjalan.

“Kita akan kembali turun ke lapangan jika dalam waktu tertentu tidak ada perkembangan berarti,” ucap Bahauddin. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca