PULUHAN Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang

- Penulis

Selasa, 25 Maret 2025 - 22:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalaksa BPBD Kota Palangka Raya Hendrikus Satria Budi (tengah) memantau rumah warga terdampak angin kencang di Palangka Raya, Selasa (25/3/2025). (Foto: ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Kalaksa BPBD Kota Palangka Raya Hendrikus Satria Budi (tengah) memantau rumah warga terdampak angin kencang di Palangka Raya, Selasa (25/3/2025). (Foto: ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

SuarIndonesia — Puluhan rumah warga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) rusak diterjang angin kencang saat hujan lebat melanda wilayah setempat, Selasa (25/3/2025), sekitar pukul 05.30 WIB.

“Data awal ada 10 rumah di jalan Kalimantan, empat rumah di kawasan Mendawai dan lima rumah di G Obos,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Hendrikus Satria Budi di Palangka Raya, Selasa (25/3/2025).

Hingga saat ini, pendataan lain masih dilakukan tim sehingga jumlah kerusakan kemungkinan masih bertambah.

Dia menerangkan di antara kerusakan rumah warga akibat angin kencang itu, seperti atap rumah yang terbang dan sebagian lainnya berupa rumah tertimpa atap yang diterbangkan angin tersebut.

“Pada kejadian ini belum ada laporan korban jiwa, namun sejumlah warga mengalami luka ringan akibat tertimpa puing-puing rumah yang terbawa angin,” ujarnya.

Berdasarkan informasi disampaikan BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya, katanya, kecepatan angin pada kejadian itu 29 hingga 30 knot sehingga berpotensi merusak bangunan.

“Kejadian cuaca ekstrem ini juga berpotensi terjadi hingga pertengahan April mendatang sehingga masyarakat harus terus mewaspadai anomali cuaca yang ada,” katanya menambahkan.

Dengan didampingi Camat Pahandut dan Lurah Pahandut, ia juga telah memantau langsung sejumlah wilayah yang diinformasikan terjadi kerusakan akibat angin kencang tersebut.

“Kami juga telah diperintahkan Bapak Wali Kota turun dan mengecek langsung kondisi di lapangan. Saya minta lurah juga mendata warga yang terdampak angin kencang tersebut,” kata Satria Budi.

Baca Juga :   KARHUTLA Kumai Meluas Sekitar 10 Hektare

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya dan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan untuk melakukan langkah-langkah lebih lanjut.

“Pemerintah melalui Dinsos akan memberikan bantuan bersifat stimulan dan Disperkim mungkin membantu bahan perbaikan bangunan yang rusak atau bentuk bantuan lainnya,” tutur Satria Budi dilansir dari AntaraKalteng.

Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang dan merusak tenda-tenda warga yang biasa digunakan berjualan tempat aneka kuliner Ramadan.

Salah seorang pedagang takjil di Jalan AIS Nasution Kota Palangka Raya Bambang mengatakan akibat peristiwa itu mengalami kerugian sekitar Rp500 ribu.

“Yang hancur itu meja, dekorasi, spanduk, lampu beserta rangkaian kabelnya. Kalau kompor dan lain-lain memang saya bawa pulang,” ucapnya lagi.

Ia mengatakan berdasarkan komunikasi dengan pedagang lain di grup WhatsApp, total kerugian akibat peristiwa ini mencapai Rp10 juta lebih. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PASTIKAN Siap Hadapi Dinamika Lapangan, Kapolresta Cek Peralatan Dalmas
GUBERNUR MUHIDIN di Arena Kobaran Api Karhutla Ikut Padamkan
KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan
KEMARAU MENGGANAS, 23 Kebakaran Lahan Terjadi di Banjarmasin
BANJARMASIN Masih Titik Rawan Narkoba, Bandar Incar Warga Ekonomi Lemah jadi Kurir
BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam
SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla
NARKOBA – BALAP LIAR jadi Catatan untuk Kapolresta Banjarmasin

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:47

DILANTIK Sukarman Sumarinton sebagai Kajati Kalsel, Begini Penekanan Jaksa Agung RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:39

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34

KASUS Korupsi Kouta Haji: Yaqut Didakwa Perkaya Diri Rp4,83 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:17

MENDAGRI Tito: Pastikan tidak Ada PPPK Dirumahkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:49

BPS: 6% Anak Indonesia Belum Punya Akta Kelahiran

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:02

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:57

KASUS MBG: 16 Saksi Dipanggil Kejagung dalam Penyidikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:50

ENAM Provinsi Rawan Karhutla Difokuskan untuk Ditangani

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). (Foto: Antara/Harianto)

Bisnis

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:39

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca