Publik Nilai Tingkat Korupsi di Indonesia Naik

- Penulis

Senin, 10 Desember 2018 - 18:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis hasil survei nasional yang bertajuk ‘Tren Persepsi Publik tentang Korupsi di Indonesia’. Dari hasil survei tersebut mayoritas responden menilai bahwa tingkat korupsi mengalami peningkatan dengan hasil 52 persen.

Sementara 21 persen responden menilai tingkat korupsi mengalami penurunan, 24 persen menilai tidak mengalami perubahan, dan 3 persen tidak tahu.

“Secara umum mereka yang mengatakan tingkat korupsi meningkat itu paling banyak 52 persen,” kata Peneliti Senior LSI, Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei, di Jakarta, Senin (10/12).

Namun, kata Burhanuddin, melihat hasil survei tren korupsi dalam dua tahun terakhir, persepsi terhadap korupsi menurun, dari 70 persen pada 2016, 55 persen pada 2016 menjadi 52 persen pada survei terbaru ini.

Burhanuddin melanjutkan sebanyak 81 persen menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga yang paling banyak melakukan langkah pemberantasan korupsi. Tinggi efektivitas pemberantasan yang dilakukan KPK mencapai 85 persen.

Di bawah KPK, sebanyak 57 persen responden menilai Presiden Joko Widodo ikut melakukan langkah pemberantasan korupsi. Tingkat efektivitas yang dilakukan Jokowi sebesar 76 persen. Kemudian Polri mendapat 54 persen dengan efektivitas 66 persen.

Baca Juga :   JAKSA AGUNG: Tak Ada Politisasi Kasus Tom Lembong

Sedangkan lembaga-lembaga seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kejaksaan Agung, Pengadilan, Mahkamah Agung, Media Massa, DPRD, hingga Kementerian/Lembaga, hanya mendapat nilai di bawah 50 persen bila lembaga tersebut memiliki langkah pemberantasan korupsi.

Burhanuddin pun mengingatkan Deputi Kepala Staf Kepresidenan, Yanuar Nugroho bahwa masyarakat belum banyak mengetahui bila presiden adalah penanggung jawab tertinggi dalam pemberantasan korupsi.

“Padahal ini agenda besar (pemberantasan korupsi), presiden sebagai panglima tertinggi, adalah pihak yang paling bertanggung jawab,” ujar Burhanuddin.

Lebih lanjut, Burhanuddin menyatakan bahwa mayoritas masyarakat atau 69 persen responden menilai pemerintah serius melawan korupsi, terutama pemerintah pusat. Sementara 63 persen menilai pemerintah provinsi dan 62 persen pemerintah kabupaten/kota serius memberantas korupsi.

Survei dilakukan terhadap 2.000 responden yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Usia responden di atas 19 tahun. Survei digelar pada 8-10 Oktober 2018. Margin of error dalam survei ini lebih kurang 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS KUOTA HAJI: KPK Periksa Fuad Hasan Pekan Depan
RUPIAH Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik
KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim
KORUPSI MBG: Kejagung Tetapkan Tersangka Keempat
MENDAGRI TITO: Ide Kepala Daerah dapat Bonus dari PAD
YUSRIL: Pemecatan Anggota TNI Pesan Tegas tak Ada Toleransi Kekerasan
KASUS ANDRIE YUNUS: Empat Anggota TNI Divonis 1,5–3 Tahun Penjara
OTT LANJUTAN Muara Enim: KPK Tangkap Lima ASN BPK

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:43

KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:46

WARISAN Purba Lembah Kahung

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06

BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:14

PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:40

TERBAKAR Rumah Milik Pedagang Mainan, Hanya Handuk di Badan Terselamatkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:26

2 KG SABU Gagal Diedarkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:41

1.793 HAJI DEBARKASI Banjarmasin Sudah Pulang

Berita Terbaru

Pertandingan Grip A Piala Dunia 2026, Korea Selatan taklukkan Ceko 2-1, Jumat (12/6) pagi WIB di Stadion Guadalajara, Zapopan, Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Korsel Comeback Dramatis, Sikat Ceko 2-1

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:38

Hari pertama gelaran Piala Dunia 2026 makin terasa lengkap bagi tuan rumah Meksiko karena tim mereka mampu mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 di laga pertama. (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Internasional

PEMBUKAAN Piala Dunia 2026 Digelar 3 Kali

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:33

Kalteng

ADHYAKSA FC Berpeluang Bermarkas di Palangka Raya

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:58

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca