PROGRAM KOTA Tanpa Kumuh di Banjarmasin Ditinjau Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR

- Penulis

Selasa, 28 September 2021 - 00:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina mendampingi Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir Diana Kusumastuti, M.T. dan Direktur Rumah Swadaya Indonesia K.M. Arsyad meninjau kawasan RK 3, Kampung Kelayan, Senin (27/09/21).

Menurut Dirjen Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti kunjungan tersebut dalam rangka untuk meninjau kegiatan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang sudah dilaksanakan.

Ia juga menyampaikan pihaknya harus mengintegrasikan dengan kegiatan-kegiatan dari Direktorat Jenderal Perumahan untuk melakukan perbaikan terhadap rumah-rumah dengan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)

“Kami juga mengajak agar Pak Wali ikut memperbaiki atau setidaknya melakukan perhatian-perhatian pada rumah-rumah yang tidak bisa ditangani melalui Program BSPS,'” tuturnya.

Diana Kusumastuti, berharap akhir tahun nanti bisa melihat Kawasan Kelayan tersebut dulunya kumuh bisa tertata rapi. “Dan bisa lebih nyaman bagi masyarakat yang ada di sekitar sini khususnya untuk lebih cantik,” harapnya.

Baca Juga :   KEMENAG KALSEL Kirim Kontingen ke Kemah Pramuka Madrasah Nasional 2024

Kemudian itu, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina berterimakasih kepada Dirjen yang langsung meninjau kawasan tersebut.

“Dan ini adalah model kolaborasi yang memang bisa kita wujudkan di kawasan Muara Kelayan. Kalau pian-pian dulu pernah ke Muara Kelayan pasti akan melihat perubahan yang sangat luar biasa oleh karena itu kolaborasi ini kita mulai dari kawasan Muara Kelayan,” ucapnya.

H Ibnu Sina menjelaskan, kolaborasi tersebut agar sama-sama menangani kawasan kumuh yang ada di Kota Banjarmasin.

“Kami sekali lagi terima kasih, mudah-mudahan masyarakat warga mendukung penataan kawasan yang kita jaga, kita pelihara supaya tidak kumuh lagi sesuai dengan Visi Misi Banjarmasin Baiman, Barasih wan Nyaman,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENKEU PURBAYA: Tahun ini tak Ada Pembelian Motor Listrik bagi SPPG
PEMERINTAH Jaga Harga BBM Subsidi agar Terjangkau Masyarakat
JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel
RUPIAH MENGUAT ke Rp17.012, Imbas Gencatan Senjata Dua Arah AS-Iran!
EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 22:04

KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 7 April 2026 - 16:17

TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku

Selasa, 7 April 2026 - 14:56

ENCEK PEMBUNUH BIDAN di Banjarmasin akan Hadapi Penjara Seumur Hidup

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pesut. (Dok Yayasan Konservasi RASI)

Kaltara

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:38

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca