PROGRAM BAHUMA Tanpa Bunga Dikucurkan Bank Kalsel pada 31 Pengusaha di Banjarmasin

SuarIndonesiaBank Kalsel Cabang Banjarmasin mengucurkan bantuan program pinjaman tanpa bunga pada Laila Rahmah, salah satu warga Banjarmasin yang beruntung lantaran mendapat bantuan pinjaman modal dari program BAHUMA.

Wanita yang merupakan warga HKSN, Kecamatan Banjarmasin Utara itu adalah salah satu dari 31 orang penerima pinjaman modal yang diberikan Pemko melalui program Bausaha Tanpa Bunga (BAHUMA).

Program ini merupakan kerjasama Pemko Banjarmasin dengan Bank Kalsel untuk memberikan pinjaman tanpa bunga untuk dijadikan modal kepada pelaku usaha.

Saat dibincangi, Laila Rahmah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Hal itu dikarenakan keuntungan pinjaman modal tanpa bunga.

“Kalau pinjam diluar bunganya besar,” ucapnya usai menerima bantuan program secara simbolis di salah satu hotel di Banjarmasin, Selasa (14/06/2022).

Laila mengatakan, mendapat bantuan pinjaman permodalan sebesar Rp10 juta untuk mengembangkan usahanya menjahit dan produksi busana sasirangan.

Walaupun sebenarnya, ia menginginkan bantuan modal yang lebih besar. Namun karena sudah ditentukan oleh panitia seleksi, sehingga dirinya hanya menerima Rp10 juta.

“Sebenarnya kita menginginkan bantuan modal bisa sampai Rp50 juta. Tapi saat seleksi pra inkubasi kedua kita tidak hadir. Kemungkinan itu yang mengakibatkan kita cuma dapat Rp10 juta,” ungkap wanita 45 tahun itu.

“Proses pengajuannya cukup mudah. Cuma isi formulir lalu di survei. Tapi kalau sudah direkomendasikan Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja tidak perlu survei. Tidak sampai satu minggu cair uangnya,” sambungnya lagi.

PROGRAM BAHUMA Tanpa Bunga Dikucurkan Bank Kalsel pada 31 Pengusaha di Banjarmasin-2

Ia mengaku optimis, bisa membayar cicilan pinjaman dengan lancar. Karena di suasana Covid-19 yang sudah terkendali, juga turut membangkitkan geliat usaha.

“Sebelumnya sempat terdampak Covid-19 tapi masih bisa bertahan,” bebernya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Banjarmasin, Muhammad Isa Ansari menerangkan, sebenarnya ada sekitar 100 pelaku usaha yang mengusulkan bantuan program BAHUMA pada tahap pertama kali ini.

Namun karena ada kelengkapan berkas administrasi yang tidak terpenuhi, maka hanya ada 31 pelaku usaha yang mendapatkan bantuan program BAHUMA.

“Setelah mereka lulus administrasi akan ikut inkubator. Itu bagian dari edukasi bagaimana cara pemasaran dan pengemasannya,” ujarnya.

Ke depan, Isa memastikan, bahwa program ini akan tetap berlanjut. Mengingat masih ada sekitar 3.000 UMKM yang terdaftar di Dinasnya, yang juga memerlukan permodalan.

“Kita kegiatan ke depan fokus pada pengembangan dan memberikan permodalan. Tidak penciptaan lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Banjarmasin, Ikhsan Budiman menekankan, bahwa pembinaan terhadap pelaku usaha yang menerima bantuan BAHUMA akan tetap dilakukan.

“Pembinaan terus menurut dilakukan. Evaluasi juga kepada pelaku usaha yang sudah dapat bantuan,” tekannya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan berupaya untuk meningkatkan besaran permodalan hingga Rp100 juta.

“Sekarang bantuan baru sekitar Rp5 juta – Rp50 juta. Untuk sekarang penerimanya didominasi bidang kuliner dan sasirangan. Kedepan tidak menutup kemungkinan pelaku ekonomi kreatif juga bisa menerima,” tutupnya.

Kepala Cabang Utama Bank Kalsel Firmansyah mengatakan tahap pertama sudah merealisasikan dengan membantu pengusaha UKM di Banjarmasin dan akan mengucurkan lagi dalam
Percepatan pembangunan ekonomi bersama para UKM.(ADV)

 261 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!