TERUNGKAP MOTIF Pembunuhan Seorang Ustazah di Banjarbaru

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda

SuarIndonesia – Terungkap motif kasus pembunuhan terhadap seorang Ustazah, Hasanah (25) di Sungai Ulin Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan yang dilakoni kedua pelaku  M Firman (MFI) dan A Sodikin (AS)

Korban, sehari-harinya mengajar di pondok pesantren sekaligus penjaga toko aksesoris.

Untuk pelaku diungkap tim Polres Banjarbaru dibackup Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskirmum) Polda Kalsel.

“Kedua pelaku diamankan pada Jumat (1/5/2026) dan diketahui bukan residivis yang bekerja di tempat pembuatan pupuk serta bibit di Jalan Seledri.

Kedunya terancam hukuman penjara seumur hidup atau pidana mati, karena dijerat pasal pembunuhan berencana, dan pencurian dengan kekerasan diatur dalam Pasal 458, Pasal 459, dan Pasal 479 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPPelaku menganiaya korban hingga meninggal dunia, karena tidak memiliki uang yang digunakan untuk keperluan keluarga,” kata Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, pada konferensi pers di Mapolsek Banjarbaru Utara, Sabtu (2/5/2026).

Kapolres mengatakan, kedua pelaku mengincar korban yang kerap melintas di lokasi kejadian karena melihat korban sering membawa tas hitam hingga menduga di dalam tas itu terdapat uang tunai.

“Pelaku mengira di dalam tas itu banyaka uang, namun ternyata korban tidak pernah membawa uang tunai karena selalu bertransaksi melalui aplikasi. Uang yang ada di tas hanya sebesar Rp7.000,” tambah Kapolres.

Baca Juga :   BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026

Kemudian aksi pembunuhan dengan memukul korban menggunakan balok kayu hingga tidak sadarkan diri lalu dibekap dan diikat hingga akhirnya meninggal dunia, pada Selasa (28/4/2025).

Setelah itu, kedua pelaku mengambil barang milik korban, di antaranya sepeda motor dan telepon genggam yang diperkirakan mencapai Rp 9 juta.

Jasad korban ditemukan warga pada Rabu (29/4/2026) malam di lokasi kejadian. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan kedua pelaku menganiaya korban antara lain balok kayu, pakaian, helm, masker bercak darah, serta barang milik korban dan pelaku. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BELASAN TARUNA Akpol dan AAL Turun ke Tiga Sekolah Rakyat di Kalsel, Tanamkan Disiplin dan Bela Negara
BELASAN KIOS dI Pasar Teluk Dalam Banjarmasin Diamuk Api, Pedagang-Pembeli Panik Berlarian
DIBUKA KEMBALI Jalan Veteran Sungai Lulut, Pasca Retak dan Ambles
ULM Ungkap Kondisi Satu Korban Selamat dari Laka Maut Rombongan KKN
PRAPERADILAN Febrie bukan Hindari Proses Hukum
LIMA Komisioner KPU Kotim jadi Tersangka
ANGGOTA DPR RI asal Kalsel, Bambang Heri Purnama Imbau Warga Selektif Pilih Travel Umrah
KAPOLRESTA Banjarmasin, Ikut Serta Penyisiran Mencari Korban Tenggelam di Sungai Martapura

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:05

BELASAN TARUNA Akpol dan AAL Turun ke Tiga Sekolah Rakyat di Kalsel, Tanamkan Disiplin dan Bela Negara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:38

BELASAN KIOS dI Pasar Teluk Dalam Banjarmasin Diamuk Api, Pedagang-Pembeli Panik Berlarian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:25

DIBUKA KEMBALI Jalan Veteran Sungai Lulut, Pasca Retak dan Ambles

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:58

IBU-IBU Pingsan Antre BBM di SPBU

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:48

CEGAH Karhutla Meluas, 2.200 MPA Dikerahkan Pemprov

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:21

ULM Ungkap Kondisi Satu Korban Selamat dari Laka Maut Rombongan KKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:07

ANTISIPASI Kabut Asap Karhutla, Kegiatan Belajar Disesuaikan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52

LIMA Komisioner KPU Kotim jadi Tersangka

Berita Terbaru

Ibu-ibu pingsan ketika mengantre BBM di Kobar. (Foto: Istimewa)

Kalteng

IBU-IBU Pingsan Antre BBM di SPBU

Kamis, 6 Agu 2026 - 21:58

Kepala BPBD Kotawaringin Timur Multazam bersama Masyarakat Pemadam Api. (Foto: Dok BPBD Kotim)

Kalteng

CEGAH Karhutla Meluas, 2.200 MPA Dikerahkan Pemprov

Kamis, 6 Agu 2026 - 21:48

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca