PRESIDEN Maduro Ditahan di Sel Khusus Penjara AS

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, terlihat diborgol setelah mendarat di helipad Manhattan, dalam perjalanan ke pengadilan pada 5 Januari. (XNY/Star Max/GC Images/Getty Images)

Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, terlihat diborgol setelah mendarat di helipad Manhattan, dalam perjalanan ke pengadilan pada 5 Januari. (XNY/Star Max/GC Images/Getty Images)

SuarIndonesia — Presiden Venezuela Nicolas Maduro dilaporkan ditahan di sel berkeamanan tinggi di penjara Brooklyn, Amerika Serikat, dengan pembatasan ketat, menurut laporan CBS News, Kamis (26/3/2026) waktu setempat.

Maduro ditempatkan di unit khusus bagi tahanan berisiko tinggi yang menerapkan Langkah Administrasi Khusus (SAMs), yakni pembatasan komunikasi dengan pihak luar. Aparat menyebut unit tersebut sebagai “penjara di dalam penjara.”

Ia hanya diizinkan keluar sel untuk mandi, bertemu pengacara, atau beristirahat sendiri selama satu jam. Seluruh aktivitasnya berada dalam pengawasan ketat selama 24 jam.

Setiap pergerakan di dalam unit, Maduro akan dikawal dua petugas pemasyarakatan dan seorang perwira. Langkah itu dilakukan untuk menjamin keamanan maksimal selama masa penahanan.

Maduro diperkirakan tetap berada dalam kondisi tersebut hingga proses hukum selesai, baik dibebaskan maupun dijatuhi hukuman, menurut sumber yang mengetahui kasus tersebut.

Baca Juga :   IAEA: AS dan Iran akan Berunding di Pakistan Akhir Pekan

Unit tersebut dapat menampung hingga 12 tahanan, meski jumlah penghuni saat ini tidak diketahui. Istrinya, Cilia Flores, ditahan di unit berbeda di fasilitas yang sama.

Laporan itu juga menyebut mantan Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez kemungkinan pernah ditempatkan di unit serupa sebelum dipindahkan ke fasilitas lain di West Virginia.

Sebelumnya, Amerika Serikat menangkap Maduro dan istrinya pada awal Januari. Keduanya dibawa ke New York untuk menghadapi dakwaan dugaan keterlibatan dalam “narko-terorisme.” (*/ut/sputnik/ria novosti/antaranews)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TRUMP ‘Tendang’ Netanyahu dari Pembicaraan Nego Iran
22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:22

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca