PR PEMKO, Tunggakan Pajak Parkir Duta Mall

- Penulis

Rabu, 21 September 2022 - 23:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Persoalan tunggakan pajak parkir dari pengelola parkiran di Duta Mall (DM) Banjarmasin masih menjadi PR yang belum terselesaikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Padahal persoalan tersebut sudah bertahun-tahun lamanya sampai beralihlah kewenangan dan berganti kepemimpinan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemko Banjarmasin.

Beralihnya kewenangan, menyulitkan pergerakan pimpinan selanjutnya. Bahkan, untuk memperbaiki perjanjian saja dokumen terkait tunggakan pajak parkir tersebut justru tidak ditemukan oleh pihak SKPD terkait.

Karena itulah, Kepala Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Banjarmasin, Edy Wibowo yang notabenenya meruoakan pejabat baru, dibikin pusing dengan tunggakan pajak parkir di Duta Mall (DM) Banjarmasin yang belum juga usai.

Apalagi, jika melihat saat ini, kewenangan penarikan pajak parkir, sudah menjadi tanggung jawab dinasnya. Bukan lagi kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin.

Berdasarkan penelusuran , pengelola parkir DM memiliki tunggakan pajak parkir sebesar Rp1,7 miliar. Itu terhitung sejak Januari Tahun 2017 hingga September Tahun 2018.

PT Central Park, selaku pengelola parkir DM diketahui membayarnya dengan cara dicicil per bulan sejak tahun 2020 lalu. Tepatnya, di tiap tanggal 15. Nominal yang dibayarkan Rp14 juta.

Kebijakan itu sudah melalui kesepakatan bersama. Antara Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI perwakilan Kalsel dan Dishub Banjarmasin.

PR PEMKO, Tunggakan Pajak Parkir Duta Mall (2)

Adanya kebijakan itu juga diketahui oleh Edy. Ia bilang, persoalan terkait tunggakan pajak parkir, itu adalah hasil peninggalan pejabat dinas sebelumnya.

“Jadi pada saat sebelum kewenangannya dilimpahkan ke kami, itu diketahui bahwa DM tercatat mengalami kekurangan bayar,” ucapnya, Rabu (21/09/2022) di Balai Kota.

Ia membeberkan, berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI nominal tunggalan tersebut senilai Rp1,7 miliar.

Dari hasil koordinasi yang dilakukan pihaknya ke instansi terkait, Edy mengatakan bahwa pihak pengelola parkir DM, melakukan pembayaran pajak parkir yang ditunggak dengan cara dicicil per bulannya.

“Dan karena sekarang kewenangan dilimpahkan ke kami, kami meminta diselesaikan secepatnya. Jangan sampai lebih dua tahun. Karena bagi daerah dalam rangka pembangunan, memerlukan dana itu,” ujarnya.

Baca Juga :   GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara

Disinggung berapa nominal perbulan yang mesti dibayarkan, hingga yang sudah dibayarkan kini, Edy mengaku tidak mengetahuinya.

Lantas, apa yang bisa dilakukan?

Terkait hal itu, Edy mengatakan, pihaknya akan kembali berkomunikasi dengan Dishub Banjarmasin terkait hal tersebut. Salah satunya, dengan cara bersurat ke dishub.

“Lalu, dishub yang nantinya yang bersurat ke pihak pengelola parkir DM. Kami inginnya berunding, supaya pembayarannya jangan terlalu lama waktunya,” tutupnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait tunggakan pajak parkir di DM, Kepala Dishub Banjarmasin, Slamet Begjo mengatakan bahwa pihak pengelola parkir DM masih membayarnya.

“Tapi membayar ke BPKPAD, bukan ke dishub. Kami masih memonitor, karena tiap bulan mereka membayarnya. Berapa nominalnya per bulan, saya tidak hapal,” ucapnya saat ditemui awak media di Balai Kota, Rabu (21/09/2022).

Disinggung berapa nominal tunggakan, Slamet mengaku tidak mengetahuinya. Pun demikian ketika ditanya tentang jangka waktu atau sampai kapan tunggakan itu mesti dibayarkan.

“Seingat saya ada, cuma waktu yang diberikan itu lama. Tergabtung kesanggupan mereka mencicil,” ucapnya.

Lantas, apakah perjanjian terkait waktu pembayaran tunggakan cicilan itu bisa diperbaiki? Slamet tampak tak bisa menjawabnya. Ia justru tak tahu di mana dokumen perjanjiannya.

“Dokumen perjanjiannya mana? Saya belum dapat. Tapi karena kewenangan pajak sudah ada di BPKPAD dan kami hanya perizinan, terkait kekurangan bayar kami masih monitor. Kalau mandek, baru kami berikan teguran,” tandasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
PENYALURAN BSU 2027 Masih Disiapkan
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18