Polisi Kejar Pelaku Lain dalam Aksi Sweeping di Solo

- Penulis

Minggu, 13 Januari 2019 - 08:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wajah sebagian tersangka bentrok di Solo. (Dok. Polda Jateng)

Suarindonesia – Setelah menangkap 10 orang terkait aksi sweeping bersenjata, polisi kembali mengejar para pelaku lain. Diduga masih ada puluhan pelaku lain yang terlibat dalam aksi sweeping.

“Masih kita lakukan pengejaran. Diduga mereka jumlahnya sampai 40 orang,” kata Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai, Sabtu (12/1/2019).

Setelah ditangkapnya 10 orang pelaku sweeping, diduga pelaku lain masih berkonvoi ke lokasi lain. Polisi pun tengah mengamankan lokasi-lokasi yang dianggap rawan gesekan.

“Selain melakukan pengejaran, tim kami juga melakukan pengamanan di sejumlah titik agar tidak terjadi gangguan keamanan,” ujarnya.

Mengenai aktor di balik keributan ini, Andy mengatakan enggan menduga-duga. Pihaknya masih mendalami hal tersebut.

“Akan kami dalami dulu terkait aktor di balik ini. Ini akan terus kita lakukan pengembangan,” katanya.

Adapun dalam penangkapan 10 orang pelaku sweeping, polisi mengamankan sejumlah senjata, seperti 3 busur panah dengan 8 anak panah, air gun satu buah, tongkat kayu 13 buah, palu, sabit, samurai hingga belati.

Baca Juga :   KASUS PEMERKOSAAN Dipertanyakan Keluarga Korban Perkembangan Perkaranya, Begini Penegasan Polisi

Seperti diberitakan sebelumnya, 10 orang ditangkap polisi karena melawan saat akan diamankan ketika melakukan sweeping. 2 dua orang anggota kelompok yang terlibat bentrok dengan polisi di Solo mengalami luka tembak. Seorang anggota Resmob Polda Jateng juga mengalami luka sabetan benda tajam. (detikcom/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika
DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru