POLDA KALSEL-BULOG Jual 4.700 Ton Beras di Bawah HET

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 19:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama Perum Bulog, gelorakan GPM (Gerakan Pangan Murah) dengan jual 4.700 ton beras di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi), Kamis (14/8/2025).

Beras dijual kepada masyarakat dengan harga Rp 56.500 per kilogram, dalam kegiatan dilaksanakan di Gudang Bulog Km. 22 Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Acara yang diinisias Direktorat Binmas, Direktorat Reskrimsus dan Bulog dihadiri Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, dan Ka Bulog Kanwil Kalsel.

“Penjualan beras murah ini merupakan upaya untuk membantu meringankan beban masyarakat menghadapi kenaikan harga pangan sekaligus menjaga stabilitas pasokan beras di wilayah Kalsel,” kata Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol  Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi didampingi  Kabid Humas  Kombes Pol Adam Erwindi.

Baca Juga :   PESAN PRABOWO Setelah 6 Kodam Baru Diresmikan

Ia menyampaikan bahwa kegiatan telah digelar sejak 11 Agustus 2025 lalu, bertujuan untuk membantu Bulog menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga di bawah HET.

“Hari ini beras SPHP dijual dengan harga Rp. 56.500, sedangkan harga jual perkilo yakni Rp 9.300,” tutur Wakapolda Kalsel.

Direrangkan, gerakan pangan murah ini, tidak hanya dilakukan Bulog dan Polda saja namun juga dilaksanakan oleh Polres dan Polsek Jajaran.

“Intinya adalah bagaimana kita mendorong dan mendistribusikan beras ini sampai ke masyarakat, agar dapat menstabilkan harga beras dan inflasi ini tetap terkendali,” tutup Wakapolda. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C
PELAKSANAAN 50 Paket Proyek pada Dinas PUTR HSS TA 2024 Terindikasi Dugaan Kerugian Negara, Begini Sikap Kejati Kalsel
WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:49

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:11

SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:32

DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terbaru

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca