Plafon Bandara Syamsudin Noor jebol karena terjangan angin kencang.(foto-foto istimewa)
SuarIndonesia – Anggota Komisi III DPR RI Pangeran H Khairul Saleh meminta pihak kepolisian atau kejaksaan untuk mengusut peristiwa jebolnya plafon terminal baru Bandara Syamsudin Noor. Pasalnya belum genap sebulan saat Presiden Jokowi Rabu (18/12) lalu meresmikan pengoperasiannya.
Ketika itu Presiden Jokowi kaget dan terkagum-kagum melihat desain dan konstruksi terminal baru yang megah itu. Pangeran Khairul Saleh pun saat itu juga hadir sebagai undangan.
Karena itu dia sangat menyesalkan kejadian jebolnya plafon terminal baru. Sebab belum seumur jagung sudah jebol, sehingga cukup membuat malu masyarakat Kalsel.

Pangeran Khairul Saleh meminta kepolisian atau kejaksaan menyelidiki peristiwa itu. Pasalnya, saat membangun pasti sudah diperhitungkan dari sisi desain konstruksinya, sepertu beban bangunan, ketahanan terhadap angin, material yang digunakan, dan lainnya.
Tujuannya agar masyarakat mengetahui secara persis apa penyebabnya secara transparan. Dengan demikian tidak menimbulkan tanda tanya di publik.
Diketahui, hujan deras disertai tiupan angin kencang Ahad (29/12) dini hari sampai pagi menerjang kawasan Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura.

Sejumlah dahan pohon rontok di Banjarbaru dan Martapura, serta beberapa pot bunga di median Jalan A Yani terjatuh dan pecah.
Namun yang mengagetkan, bagian plafon terminal baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin jebol.
Kepala Komunikasi dan Legal Bandara Syamsudin Noor Aditya Putra Patria di Banjarbaru, membenarkan jebolnya plafon terminal baru tersebut saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id.
“Iya benar foto itu kerusakan di plafon bandara,” kata Aditya Putra Patria, Ahad (29/12)
Kerusakan plafon itu berada di sekitar smoking area terminal keberangkatan penumpang.

Aditya menuturkan, malam hari tadi angin kencangnya yang membuat plafon jebol. Usai peristiwa itu, petugas membersihkan lokasi itu akibat kejatuhan material.
Soal penyebab jebolnya plafon, menurutnya, karena hujan deras dan tumpukan sampah jadi saluran tersumbat ml. Plafon yang jebol diestimasi luasnya sekitar 15 meterpersegi.
Karena masih dalam tahap pemeliharaan, maka menjadidan tanggung jawab kontraktor untuk memperbaikinya.(RA)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















