PIPA JEBOL Diameter 400, Sehari PDAM Bandarmasih Bakal Tak Mengalir

- Penulis

Selasa, 3 Desember 2019 - 21:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Menyusul rencana perbaikan pipa tua distribusi 400 mm mati, di kawasan Sabilal Muhtadin Banjarmasin pada sebagian wilayah Banjarmasin bakal dihentikan selama satu hari.

Kegiatan penghentian dan perbaikan pipa PDAM tersebut dilakukan terhitung mulai hari Kamis (5/12) yang akan melakukan renovasi pipa berdiameter 400 mm di kawasan Sabilal Muhtadin.

Manager Transmisi dan Distribusi PDAM Bandarmasih, Walino S menyebutkan Renovasi pipa air baku PDAM Bandarmasih dengan diameter 400 mm itu karena mengalami kebocoran.

Pihaknya mengimbau kepada pelanggan PDAM untuk menyetok air terlebih dahulu, dikarenakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) akan menyetop distribusi aliran air disejumlah kawasan.

“Air tidak mengalir berlaku di daerah atau wilayah yang terkena dampak perbaikan saja yakni kawasan Kecamatan Banjarmasin Utara tepatnya sebelah kiri setelah jembatan pangeran arah ke RSUD Anshari Saleh. Wilayah lain seperti Alalak Selatan, Pangeran, HKSN, Perdagangan, Komplek Pemprov, dan Kuin Utara,” jelasnya.

Baca Juga :   KORUPSI PAJAK, Mantan Kades Batalas Dihukum Penjara 4 Tahun dan 6 Bulan

Didampingi Humas PDAM Ahid, Walino menyebut rencananya pihaknya akan melakukan pengerjaan pada pukul 08.00 WITA. Pekerjaan itu akan memakan waktu selama 4 jam mulai dari penggalian yang dimulai dengan penggalian tanah sebanyak 30 kubik.

“Terlebih kondisi tanah di sana relatif sudah tidak bagus dan labil. Maka dari itu memerlukan waktu agak lama,” katanya.

Dikatan bahkan, pihak PDAM akan kembali mengalirkan air pada pukul 17.00 WITA. “Jika tidak ada kendala, dan lancar saja, maka malam sudah kembali normal aliran air,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin
KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel
AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito
DISITA Rokok Ilegal dan MMEA di Kalsel, Selamatkan Kerugian Negara 15 MIliar Lebih
PROPAM Polda Kalsel dan POM TNI Sidak Kelengkapan Anggota Polri di Jalan Raya
BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026
HARGA BBM dan LPG Subsidi Dipastikan tidak Naik
KABINDA KALSEL Mencek Langsung PLTU Asam-Asam Memastikan Kondisi Infrastruktur Pembangkit

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:52

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:49

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:33

KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:07

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:58

MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru


Foto Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.AI)

Kaltim

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:52

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kiri). (Foto: detikKalimantan/M Budi K)

Hukum

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca