PESAWAT KARGO Pelita Air Angkut 4.000 Liter BBM Jatuh, Akibatkan Pilot Gugur

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIdonesia – Pesawat kargo milik maskapai Pelita Air Service dengan nomor registrasi PK-PAA yang angkut 4.000 Liter BBM dilaporkan jatuh, pilot tewas di kawasan pegunungan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026) sore.

Insiden tragis ini mengakibatkan sang pilot gugur saat tengah menjalankan misi vital pendistribusian energi ke wilayah perbatasan.

Peristiwa kecelakaan Pelita Air 2026 ini menambah daftar panjang tantangan logistik di medan berat Kalimantan. Pesawat yang sedang menempuh rute penerbangan dari Tarakan menuju Long Bawan tersebut dilaporkan hilang kontak sebelum akhirnya ditemukan oleh tim SAR dalam kondisi hancur di lereng perbukitan.

Berdasarkan data manifest penerbangan, pesawat yang mengalami kecelakaan adalah tipe Air Tractor AT-802 dengan nomor registrasi PK-PAA.

Pesawat dioperasikan untuk penerbangan kargo dengan nomor penerbangan PAS 7101.

Berbeda dengan pesawat penumpang pada umumnya, Air Tractor AT-802 merupakan pesawat turboprop yang dirancang khusus untuk operasional berat, termasuk pengangkutan cairan atau pemadaman api.

Pada hari kejadian, pesawat tengah membawa muatan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang menjadi tumpuan hidup masyarakat di wilayah Krayan.

Misi distribusi BBM ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk memastikan kesetaraan harga energi di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Juwata, Tarakan, namun tidak pernah mencapai tujuannya di Bandara Long Bawan.

Titik koordinat jatuhnya pesawat telah dikonfirmasi berada di kawasan Gunung Pa’ Ramayo, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan.

Lokasi ini dikenal memiliki topografi yang ekstrem dengan tutupan hutan yang sangat lebat dan cuaca yang sering berubah secara mendadak.

Tim gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri harus berjuang ekstra keras untuk mencapai titik jatuh karena akses darat yang hampir mustahil dilalui.

Evakuasi udara menjadi satu-satunya opsi, meskipun kendala kabut tebal di sekitar Gunung Pa’ Ramayo sempat menghambat proses identifikasi awal puing-puing pesawat.

Pihak berwenang telah memberikan konfirmasi resmi mengenai nasib kru pesawat.

Pilot pesawat Pelita Air PK-PAA dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga :   PERTAMBANGAN di Kawasan Hutan Kalsel Tanpa PPKH akan Ditetibkan, Ini Daftar Perusahaan dan Lokasinya

Pernyataan sekaligus meluruskan informasi simpang siur yang sempat beredar di media sosial mengenai adanya laporan bahwa pilot sempat menyelamatkan diri menggunakan parasut.

“Kami mengonfirmasi dengan berat hati bahwa pilot dalam penerbangan PAS 7101 telah gugur dalam tugas. Jenazah telah ditemukan di dekat puing utama pesawat dan sedang dalam proses evakuasi menuju Tarakan,” ujar juru bicara otoritas bandara setempat.

Segenap manajemen Pelita Air Service juga telah menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas dedikasi luar biasa sang pilot dalam menjaga konektivitas energi di perbatasan.

Insiden pesawat Pelita Air jatuh Nunukan ini membawa dampak signifikan bagi stabilitas pasokan energi di Kecamatan Krayan. Mengingat akses jalan darat yang terbatas, jalur udara adalah satu-satunya urat nadi pengiriman BBM ke wilayah tersebut.

Jatuhnya pesawat pengangkut BBM ini dikhawatirkan akan memicu kelangkaan bahan bakar di tingkat pengecer dalam beberapa hari ke depan.

Pemerintah daerah bersama Pertamina kini tengah mengupayakan langkah kontingensi dengan mengerahkan armada cadangan guna memastikan stok BBM di Krayan tetap terjaga pasca-insiden.

Salah satu maskapai senior di Indonesia, Pelita Air Service memiliki sejarah operasional yang panjang, terutama dalam mendukung sektor migas.

Namun, operasional di medan sulit seperti Kalimantan memang memiliki risiko tinggi. Hingga berita ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menerjunkan tim investigasi ke lokasi untuk mengamankan data teknis dan mencari kotak hitam (black box) guna mengungkap kronologi Pelita Air PK-PAA sebelum terjatuh.

Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi lebih jauh mengenai penyebab kecelakaan hingga hasil investigasi resmi dirilis.

Tragedi di Gunung Pa’ Ramayo ini menjadi pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi oleh para pejuang transportasi udara di garda terdepan NKRI. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEJATI KALSEL Pemulihan Keuangan Negara 7 Miliar Lebih Insiden Tertabraknya Konstruksi Jembatan Pulau Laut
DIRINGKUS Polda Kalsel Dua Kurir Jaringan Gembong Narkotika Internasional, 9,5 Kg Sabu Disita
RATUSAN HAJI Kloter 01 Debarkasi Banjarmasin Mendarat Selamat di Banua
DECAK KAGUM Warga Saksikan Jupiter Aerobatic Team TNI AU
POLRESTA Banjarmasin Amankan Delapan Motor Terindikasi Balap Liar
PRIA PEKERJA SERABUTAN Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur
WAMEN IMIPAS Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
GAJI ke 13 ASN Pemprov Kalsel Dicairkan Mulai Besok, Alokasi Anggaran Disiapkan 120 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:21

KEJATI KALSEL Pemulihan Keuangan Negara 7 Miliar Lebih Insiden Tertabraknya Konstruksi Jembatan Pulau Laut

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:56

TEMUAN MAYAT PEREMPUAN, Polisi ‘Kantongi’ Nama Terduga Pelaku

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:24

DIRINGKUS Polda Kalsel Dua Kurir Jaringan Gembong Narkotika Internasional, 9,5 Kg Sabu Disita

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:20

RATUSAN HAJI Kloter 01 Debarkasi Banjarmasin Mendarat Selamat di Banua

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:34

DECAK KAGUM Warga Saksikan Jupiter Aerobatic Team TNI AU

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:47

POLRESTA Banjarmasin Amankan Delapan Motor Terindikasi Balap Liar

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:37

PRIA PEKERJA SERABUTAN Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:53

GAJI ke 13 ASN Pemprov Kalsel Dicairkan Mulai Besok, Alokasi Anggaran Disiapkan 120 Miliar

Berita Terbaru


Dua tersangka dugaan korupsi batu bara ilegal ditahan Kejati Kaltim. (Foto: Dok Kejati Kaltim)

Hukum

DITAHAN Dua Tersangka Korupsi Batu Bara Ilegal

Kamis, 4 Jun 2026 - 20:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca