PEREMPUAN Bandar Narkoba Diburu Polisi dalam Penggerebekan di Katingan

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi. (SI/UTS @Gemini AI)

Foto ilustrasi. (SI/UTS @Gemini AI)

SuarIndonesia — Fakta baru terungkap dalam penyelidikan tragedi berdarah saat penggerebekan jaringan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan. Dalam operasi itu, polisi juga memburu seorang perempuan yang masuk dalam daftar target operasi (TO), diduga terkait jaringan peredaran narkoba.

Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan, mengungkapkan bahwa keberadaan target perempuan itu menjadi alasan mengapa personel polisi wanita (Polwan) turut dilibatkan dalam operasi penindakan.

Menurutnya, operasi tersebut bukan dilakukan secara mendadak. Tim Satresnarkoba telah lebih dulu melakukan pemantauan dan penyelidikan sehingga mengetahui karakteristik lokasi maupun target yang akan diamankan.

“Ada anggota Polwan yang dilibatkan karena diketahui akan ada terduga pelaku atau bandar narkoba yang merupakan seorang perempuan. Karena itu personel Polwan sudah disiapkan di satu titik, sementara tim lain bergerak melakukan penindakan terhadap target sesuai informasi yang diperoleh,” ujar Iwan saat konpres di Mapolda Kalteng, Selasa (7/7/2026) malam melansir detikKalimantan.

Kapolda menegaskan, seluruh tahapan operasi telah disusun sesuai prosedur. Namun situasi berubah drastis ketika keluarga target dan sejumlah orang lain diduga melakukan provokasi dengan meneriakkan kata ‘perampok’ kepada warga sekitar.

Tak hanya itu, massa juga disebut menyerang petugas menggunakan senjata tajam dan senjata api laras panjang hingga memaksa personel mundur demi menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak.

Saat mundur ke arah Sungai Katingan, para personel sempat berkumpul di sebuah daratan kecil dan mendapati beberapa anggota telah mengalami luka. Namun serangan kembali terjadi sehingga mereka memutuskan terjun lagi ke sungai untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga :   VIRAL! Rebutan Masuk SPBU Ala MotoGP di Kobar

“Dari informasi yang saya terima, ada anggota kami yang sempat diamankan oleh para pelaku. Kemungkinan anggota-anggota inilah yang kemudian gugur,” ungkap Kapolda.

Ia memastikan fokus utama saat ini adalah memburu seluruh pelaku yang masih buron. Kapolda juga memerintahkan agar mereka segera menyerahkan diri karena kepolisian akan terus menindak tegas jaringan peredaran narkoba di Kalimantan Tengah.

“Saya tegaskan, tidak ada sedikit pun kepolisian di Kalimantan Tengah mundur menghadapi pelaku narkoba. Pemberantasan narkoba tetap menjadi atensi kami,” tegasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, membenarkan bahwa target operasi perempuan yang disebut Kapolda hingga kini belum berhasil diamankan.

“TO perempuan belum ditangkap, saat ini masih dalam penyelidikan di lapangan,” kata Dodik kepada detikKalimantan, Rabu (8/7/2026) pagi.

Keberadaan TO perempuan tersebut menambah daftar buronan yang masih diburu penyidik dalam pengungkapan kasus penyerangan terhadap personel Polri yang menewaskan tiga anggota saat operasi pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan. Polisi memastikan pengejaran terhadap seluruh anggota jaringan akan terus dilakukan hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRAPERADILAN Febrie Ditolak
3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan
SMAN 2 Katingan Kuala Juara Nasional Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026
KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut
KARHUTLA Meluas, Gubernur Agustiar Desak Helikopter Segera Tiba
KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun
DIBONGKAR Sindikat Penyelundupan Emas Ilegal ke Hong Kong
MENHUT: Penegakan Hukum Terkait Karhutla tak Pandang Bulu

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca