PERCEPAT Pemulihan Ekonomi, Bank Kalsel Harapkan Dana PEN Rp500 M

- Penulis

Jumat, 30 Oktober 2020 - 03:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Bank Kalsel mengharapkan dipercaya menjadi salah satu bank yang menyalurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai upaya pemulihan ekonomi di wilayah tersebut.

Bank Kalsel pun telah menyiapkan strategi penyaluran kredit untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam peningkatan ekonomi.

“Ini menjadi salah satu yang saya harapkan, Pak Airlangga (Menko Perekonomian) bisa memberikan motivasi kepada Direktorat Perbendaharaan Negara. Kami sudah mengajukannya agar bisa membantu perekonomian di Kalimantan Selatan dengan PEN, dan kami telah siap dengan pipeline-nya,” kata Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin, Senin (26/10/2020).

Bersama dengan Pemda pihaknya terus mengoptimalkan sektor yang saat ini masih tumbuh dan menjadi penyangga ekonomi utama di Kalimantan Selatan.

Dia mencontohkan saat ini program ketahanan pangan yang tengah berkembang, dan telah disusun skema bisnis dari hulu ke hilir sehingga pertanian bisa secara optimal mendukung pergerakan ekonomi.

Sektor lain yang masih tumbuh positif adalah sektor kesehatan, pengadaan air dan UMKM yang memungkinkan menjadi penggerak perekonomian di masa pandemi Covid-19.

Agus mengatakan Bank Kalsel mencatat pertumbuhan kredit year to date (YTD) 6,6% hingga September.

“Penyaluran kredit kami lebih baik dari angka nasional untuk perbankan, kami punya potensi yang bagus meningkatkan daya beli. Selain itu kami juga bisa membantu sektor-sektor yang masih potensial untuk terus berkembang,” kata Agus.

Baca Juga :   KAPOLDA KALSEL Cek Lokasi Program Ketahanan Pangan, 15 Januari Penanaman Serentak Dipimpin Kapolri dan Panglima TNI

Dia menyatakan sejak pertama OJK mengeluarkan aturan mengenai Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Bank Kalsel langsung mengajukan kepada Kementerian Keuangan sebesar Rp 500 miliar.

Bank Kalsel, menurutnya memiliki stigma hanya menggarap kredit konsumtif dari ASN. Sementara portofolio kredit Bank Kalsel hampir 50% berada di sektor produktif.

Untuk itu Agus menyatakan telah memiliki banyak pembelajaran untuk penyaluran ke sektor produktif. Dengan begitu dia optimistis pihaknya telah siap menjadi bank yang menyalurkan kredit produktif dengan kualitas terbaik.

“Kami harap dari Direktorat perbendaharaan negara mempertimbangkannya. Penyaluran dana PEN jika kami diberikan Rp500 miliar Insya Allah akan disalurkan secepatnya untuk kebangkitan ekonomi Kalsel dan nasional,” katanya.(ADV)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026
FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
KONTROVERSI Pelibatan Babinsa dalam Mengawasi Kepatuhan Wajib Pajak Dikritik – ‘Bisa Menggerus Kepercayaan’
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah
DILIBATKAN BPBD Dua Sekolah di Balangan dalam MPLS
SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun
PERKUAT KOMITMEN Kesejahteraan Warga, Dinsos Balangan Luncurkan Lima Inovasi Layanan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:03

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:56

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:24

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Berita Terbaru

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

SH, Nenek 70 tahun di Kotawaringin Timur ditangkap karena diduga mengedarkan sabu-sabu. (Foto: Humas Polres Kotim)

Hukum

SH, Nenek 70 Tahun Diduga Edarkan Sabu

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:08

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan jajaran meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Pos Siaga Penanganan Karhutla Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (24/7/2026). (Foto: HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)

Kalteng

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:48

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir (kedua dari kanan). (Foto: HO-Divisi Humas Polri)

Hukum

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:37

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kuntadi (ketiga kanan) dalam prosesi pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (Foto: HO-Kejaksaan Agung RI)

Hukum

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca