Perairan Tabanio Dipantau Secara Internasional

Perairan Tabanio Dipantau Secara Internasional

Suarindonesia – Perairan Tabanio wilayah Kabupaten Tanah Laut (Tala) Kalimantan Selatan (Kalsel), dipantau secara Internasional.

Karena semua kapal-kapal besar dari mancanegara untuk kepentingan perusahaan di daerah perbatasan, kebanyakan labuh jangkar untuk berbagai aktivitas.

“Sesuai arahan dan petunjuk pimpinan serta peta yang ada pada kita, itukan perairan Tabanio dipantau secara internasional, tentunya dengan adanya kapal-kapal mereka.

Makanya kita untuk wilayah itu kita perketat dan proritas dalam pengamanannya,’’ kata Direktur Polairud Polda Kalsel, AKBP I Made Sukma Wijaya, kepada awak media, disela syukuran dan puncak HUT ke 68 Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), Selasa (4/12) di Aula Mathilde Batyaleri Mapolda Kalsel.

Pada bagian lain ditanya soal `alut’ (alat utama,red) tentang armada kapal.

Ia mengatakan, kemarin ada diresmikan untuk tingkat Mabes, 25 unit kapal baru untuk didistribusikan ke semua jajaran polda-polda.

“Mudahan saja untuk Polda Kalsel mendapat kebagian untuk penambahan alat utama,’’ ujarnya lagi.

Kapal itu jenis C1 dan C2. Sebenarnya lanjut AKBP I Made Sukma Wijaya, saat ini ada 25 unit dan sudah disebarkan dimana yang dianggap rawan.

“Untuk kapal C1 dan C2 ini, memang tak bisa menjangkau selama jauh, karena kemampuannya sungai dan pantai.

Maka dari itu pula, ada kapal besar BKO dari Mabes Polri untuk Kalsel yang mampu menjangkau hingga ke laut lepas, termasuk wilayah perairan Tabanio,’’ ujarnya.

Sedangkan Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Yazid Fanani mengatakan, dengan usia Polairud ke 68, lebih produktif tegakan hukum, member pelayananan kepada masyarakat.

“Dan ke depan Polairud semakin dicintai masyarakat banua ini. Termasuk hal lain,’’ ujarnya. (ZI)

 

 

 226 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: