PENTINGNYA Pegawai Honorer di Pemko Banjarmasin, Masih Dianalisa

- Penulis

Jumat, 3 Juni 2022 - 23:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Rencana penghapusan tenaga honorer oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mulai 28 November 2023 nanti membuat Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin langsuhg mengambil langkah.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengaku perlu rapat terlebih dahulu bersama instansi terkait juga pimpinan, menyikapi persoalan itu.

“Pak Sekdako Banjarmasin, sudah menginstruksikan. Pertama, yang dilakukan adalah mendata berapa jumlah seluruh honorer Pemko Banjarmasin,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media, Jumat (3/6/2022).

“Selama ini ada datanya, tapi selalu berubah ketika ada anggaran. Kemudian, karena mekanisme honorer ini berada di SKPD masing-masing,” tambahnya.

Karena itu, pihaknya mengaku masih mengumpulkan dulu data-data berapa jumlah karyawan atau tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Kemudian, baru kami rapatkan untuk arah kebijakannya bersama dengan pimpinan,” ungkapnya.

Baca Juga :

DILANTIK jadi PPPK 1.171 Guru Honorer di Kalsel

Bukan tanpa alasan, menurutnya secara pribadi ia menilai ada kemungkinan penghapusan honorer tidak semuanya bisa dilaksanakan di SKPD

“Contohnya guru. Kalau tidak ada honorer, siapa yang mengajar? Artinya, masih ada kemungkinan perbedaan penerapannya. Walaupun untuk guru PPPK-nya berjumlah 1.300, yang pensiun tiap tahunnya kan juga banyak. Ada ratusan tiap tahun,” jelasnya.

Itu, tentu menurutnya belum termasuk dengan pegawai honorer yang berada di bidang kesehatan. Di dua SKPD itu, menurut Totok tentu masih masih sangat diperlukan.

Baca Juga :   APRESIASI Kinerja Polda, Siap Dukung Program Kamtibmas

“Intinya, kami masih mengumpulkan data jumlah keseluruhan kemudian nanti merapatkannya,” imbuhnya.

“Intinya kita analisa dulu, baru minggu depan kita rapatkan,” tuntasnya.

Dikonfirmasi terpisah. Kepala Dinkes Banjarmasin, Ramadhan mengatakan bahwa pihaknya saat ini juga masih memasukan data sesuai dengan formasi yang tersedia berdasarkan ketentuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

“Kami juga sudah menggelar rekonsiliasi, kemarin. Kami komunikasikan, dalam artian mencari solusi bersama dengan BKD dan Diklat, BPKPAD,” ujarnya, kepada Radar Banjarmasin, Kamis (2/6/2022).

“Kan kami ada analisis jabatan, kebutuhan beban kerja. Sementara yang ada saja kami masih kekurangan. Apa lagi misalnya dengan penghapusan ini. Yang pasti kami diskusikan dahulu,” jelasnya.

Disinggung berapa banyak honorer di dinasnya, Ramadhan mengaku belum mengetahui secara pasti. Di sisi lain, lantaran ia juga merupakan pejabat baru yang dilantik.

“Tapi pegawai keseluruhan ada 1.500-an. Yang pasti, kami akan terus berjuang agar kami tetap bisa mengakomodir para honorer,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18