PEMKAB Kotawaringin Timur Siaga Karhutla Dukung Peresmian IKN

- Penulis

Kamis, 4 Juli 2024 - 20:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi persiapan penanganan darurat bencana karhutla di lingkungan Pemkab Kotim, Kamis (4/7/2024). [ANTARA/HO-BPBD Kotim]

Rapat koordinasi persiapan penanganan darurat bencana karhutla di lingkungan Pemkab Kotim, Kamis (4/7/2024). [ANTARA/HO-BPBD Kotim]

SuarIndonesia — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lebih awal untuk mendukung peresmian Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus 2024.

“Hari ini kami menetapkan status siaga karhutla berkaitan dengan persiapan peresmian IKN pada 17 Agustus nanti di Kalimantan Timur,” kata Asisten I Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur Bidang Pemerintahan dan Kesra, Rihel di Sampit, Kamis (4/7/2024), usai rapat koordinasi (rakor) persiapan penanganan darurat bencana karhutla di Pusdalops BPBD Kotawaringin Timur​​​​​​​.

Rakor tersebut menyepakati penetapan status siaga darurat karhutla selama 90 hari yakni 4 Juli-10 Oktober 2024.

Rihel menjelaskan penetapan status ini untuk menindaklanjuti arahan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) agar setiap kabupaten/kota di wilayah itu melakukan persiapan berkaitan dengan peresmian IKN.

Walau secara geografis posisi Kotawaringin Timur cukup jauh dari IKN Nusantara, kata dia, namun tindakan antisipasi tetap diperlukan supaya jika terjadi karhutla di Kotawaringin Timur asapnya tak sampai ke IKN.

“Makanya kami melakukan persiapan baik dari personel dan peralatan, walaupun belum sampai ke pemadaman yang penting kita persiapkan dulu,” ujarnya dikutip dari AntaraNews.

Di samping itu pihaknya akan membuat grup untuk mempermudah koordinasi dan komunikasi agar semua pihak bisa saling bantu. Ia menegaskan penanganan karhutla maupun persiapan IKN adalah tanggung jawab semua pihak bukan satu atau dua instansi saja.

Rihel melanjutkan status penanganan karhutla bersifat situasional. Apabila jumlah titik api atau hotspot meningkat maka status bisa dinaikkan dari Siaga menjadi Tanggap Darurat.

Untuk itu pihaknya mengoptimalkan persiapan personel dan peralatan serta melakukan pengecekan rutin agar ketika terjadi situasi darurat maka personel dan peralatan bisa langsung dikerahkan.

Baca Juga :   KALTENG-PERPUSNAS Kolaborasi Sukseskan Gerakan Indonesia Membaca

“Perusahaan swasta kami harapkan juga membantu, misalnya menyediakan embung untuk sumber air dan yang terpenting membantu akses jalan. Kalau misalnya kebakaran 4 kilometer masuk ke hutan, sedangkan jalannya tidak ada bakal menyulitkan petugas,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur Multazam menyampaikan ada beberapa parameter yang mempengaruhi penetapan status siaga darurat karhutla, antara lain pada musim kemarau Kotawaringin Timur skala kejadian karhutlanya cukup tinggi.

Maka dari itu pihaknya berinisiatif mendahului kabupaten/kota lain dalam penetapan status penanganan darurat bencana karhutla agar menjadi perhatian pemprov maupun pemkab/pemkot.

“Paling tidak dengan ini kami bisa melakukan upaya-upaya penanganan mitigasi, salah satunya pendekatan dengan masyarakat. Karena operasi yang kita akan sia-sia kalau kesadaran masyarakat masih kurang,” ucapnya.

Selama status siaga ini, pihaknya melakukan berbagai mitigasi, mulai dari pendekatan dan edukasi kepada masyarakat hingga persiapan personel, peralatan, dan armada agar ketika terjadi kebakaran bisa dikendalikan.

BPBD Kotawaringin Timur​​​​​​​ juga menyediakan bengkel untuk perawatan armada jika terjadi kerusakan. Adapun jumlah armada di BPBD Kotawaringin Timur saat ini ada tujuh mobil tangki, beberapa kendaraan roda dua, selang dan pompa portabel.

Selain itu, pihaknya juga mengajukan permohonan ke BPB-PK Provinsi Kalteng untuk bantuan helikopter water bombing. Kendati ia berharap karhutla di Kotawaringin Timur tidak terlalu besar dan cukup ditangani melalui jalur darat. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”
KPU PALANGKA RAYA Digeledah Terkait Dana Hibah Pilkada 2023-2024
PDU Palangka Raya Ubah Limbah Plastik jadi Paving Block
TIM EKSPEDISI RUPIAN Kalimantan 2026 Dilepas Dankodaeral XIII Bersama KPW BI Kalsel
TIGA PELAKU Pembantaian Ditangkap di Perbatasan Kalteng-Kaltim
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin

Selasa, 28 April 2026 - 23:11

KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan

Selasa, 28 April 2026 - 17:24

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

DIPRIORITASKAN Legislator Balangan Infrastruktur Juai dan Halong

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara

Selasa, 28 April 2026 - 16:50

RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko

Selasa, 28 April 2026 - 01:01

WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca