SuarIndonesia – Karena dendam lama membuat tersangka MIsra alias Imis (35), nekad melakukan pembunuhan terhadap M Zaini alias Zani Gundul (47)
Imis ditangkap anggota Gabungan saat berada di Jalan Ahmad Yani Km 11 Jalan Tatah Cina Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, Senin dinihari (9/11/2020), sekitar pukul 01.00 WITA, tak lama setelkah kejadian..
Tersangka beralamatkan Jalan Kelayan B Gang Sukaria RT 19 RW 07 Banjarmasin Selatan, sedangkan korban warga Jalan Kelayan B Gang Cempaka RT 13 RW 05 Banjarmasin Selatan.
Ketika itu korban yang dibacok sudah mengalami luka cukup serius dan mencoba menghidar, terjatuh ke tanah. Dan senjata tajam jenis mandau kembali ditebaskan pelaku
Kapolsekta Banjarmasin Selatan, KOmpol H Idit Aditya, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Sunarto, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penangkapan terhadap tersangka.
“Sementara tersangka kita kenakan dengan pasal 338 KUHP, dan kita juga masih melakukan pencarian sajam sudah dibuang tersangka,” ujarnya.
Dari kronologis, pada saat itu sekitar pukul 00.15 WITA, korban menghubungi temannya bernama Idi untuk bertemu di dekat simpang empat dalam Gang Cempaka.
Waktu itu Idi sedang makan dan menyuruh korban menunggu dekat TKP (Tmpat Kejadian Perkara, dan sekitar 30 menit tiba-tiba tersangka, yang berjalan kaki datang.
Waktu itu tersangka sidah membawa sajam mandau, sudah dan tersangka berkata kepada korban. “Ingatlah ikam (kami,red) masalah semalam”.
Kemudian tersangka langsung menebaskan mandau ke arah korban sebanyak satu kali dan korban sempat merunduk dan tebasan mandau. Bahkan dalam peristiwa salah seornag saksi Parman ikut terluka. Warga lainnya melihat kejadian menghubungi anggota Polsekta Banjarmasin Selatan.
Dari pengakuan tersangka Imis, memang tak ada niat melakukan pembunuhan.”Kami ada masalah sekitar delapan 8 bulan yang lalu, waktu itu saya hendak melerai perkelahian korban dengan seseorang, tetapi malahan saya mendapat tebasan sajam korban,” ungkapnya.
Ia sempat disuruh melaporkan kejadian, akan tetapi ditolak. Saat itu melihat korban sendirian menunggu temannya .”Saya mengambil sajam jenis mandau yang sebelumnya ditaruh di luar rumah warga dan menebaskan ke tiubuh korban,” ujarnya.
Setelah itu bersembunyi di tempat keluarga, awalnya lari ke Jalan A Yani Km 7 dan ke Km 11, tepatnya Tatah Cina Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, hinggga akhirnya diamankan polisi. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















