PEMANCING IKAN Temukan Mayat Mengapung di Sungai Martapura

- Penulis

Sabtu, 19 April 2025 - 14:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pemancing ikan temukan mayat, yang diketahui adalah korban Syaifullah (46), mengapung di Sungai Matapura, Sabtu (19/4/2025) pagi, sekitar pukul 07.15 WITA. (SuarIndonesia/DO)

Seorang pemancing ikan temukan mayat, yang diketahui adalah korban Syaifullah (46), mengapung di Sungai Matapura, Sabtu (19/4/2025) pagi, sekitar pukul 07.15 WITA. (SuarIndonesia/DO)

Suarindonesia – Seorang pemancing ikan temukan mayat, yang diketahui adalah korban Syaifullah (46), mengapung di Sungai Matapura, Sabtu (19/4/2025) pagi, sekitar pukul 07.15 WITA.

Temuan tepatnya di Jalan Teluk Tiram Laut Gang Odi Banjarmasin Barat.

Korban diketahui warga Jalan Prona III Lokasi II RT 24 RW 02 Banjarmaain Selatan, saat ditemukan masih menggenakan baju lengan panjang dan celana panjang.

Dari keterangan, pertama kali menemukan  korban adalah M Ardiansyah alias Ardi (31), warga Jalan Ampera Ujung Banjarmasin Barat.

Waktu itu Ardi sedang memancing ikan, dan kaget melihat ada yang mengapung di sungai tersebut, dikiranya boneka karena positi dalam keadaan telungkup.

Ia mencoba membawa ke pinggir, setelah diketahui itu jasad, lantas bersama warga melaporkan kepada anggota Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banjarmasin.

Sejumlah anggota Satpolairud Polresta Banjarmasin dan anggota Direktorat Polairud Polda Kalsel, langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Peykara (TKP).

Baca Juga :   DIRESMIKAN, Rimba Mart Jual Produk Hasil Hutan

Selanjutnya, dievakuasi ke Ruangan Instalasi Pemulasaran Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, oleh Tim Relawan Gabungan.

“Setelah yakni itulah mayat, saya berteriak dan bersama warga membawa ke pinggir dan melaporkan kepada anggota kepolisian,” ucap Ardi.

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adiesaat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan dan semua sudah ditangani anggota. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca