SuarIndonesia – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) menggelar rakor (rapat koordinasi ).
Ini untuk mengevaluasi dan mengumpulkan masukkan tanggapan serta data yang diperoleh dari seluruh Kepala Unit Pelaksana Tingkat Daerah(UPTD) atau Kepala KPH lingkup Dishut Kalsel.
Semua, terkait laksanakan Rapat Koordinasi Revolusi Hijau bersama Camat, Lurah, dan Kepala Desa di wilayah kelola/kerja KPH Masing-masing. Rakor tersebut dilaksanakan di Aula Rimbawan 1 Dishut Kalsel, Kamis (13/4/2023).
Rakor tersebut dipimpin langsung Kadishut Kalsel Hj. Fathimatuzzahra, dihadiri Kepala UPTD/KPH lingkup Dishut Kalsel dan para pejabat esselon 3 & 4 lingkup Dishut Kalsel.
Hj. Fathimatuzahra mengucap terimakasih kepada para KPH lingkup Dishut Kalsel yang sudah melaksanakan Rakor Revolusi Hijau yang dilaksanakan di seluruh Kabupaten, Kota, dan Desa di Kalsel sesuai wilayah kelola/kerja KPH tersebut.
“Walaupun kali ini Rakor Revolusi Hijau dilaksanakan pada bulan suci ramadhan tidak melunturkan strategi kita dalam kegiatan percepatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan.
Dalam kesempatan ini saya minta perwakilan KPH yang sudah melaksanakan Rakor Revolusi Hijau di kabupaten, kota dan desa dapat menyampaikan data atau hasil masukkan tanggapan yang didapatkan.
Seperti potensi lokasi rehabilitasi hutan dan lahan ataupun permintaan bibit dari pemangku tingkat tapak(camat,lurah,kepala desa) diharapkan masukkan tersebut dapat memperlancar kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan kita,” kata Hj. Fathimatuzzahra.
Kepala KPH Cantung Fajar, mendapat kesempatan pertama dalam menyampaikan laporan usai melaksanakan Rakor Revolusi Hijau di wilayah kelolanya.
Fajar menyampaikan beberapa desa diwilayah kelola/kerjanya lebih banyak menginginkan/permintaan bibit jenis buah-buahan untuk ditanam.
“Setelah kami melaksanakan Rakor Revolusi Hijau yang melibatkan kabupaten,kota, dan desa di wilayah kelola kami kemarin secara bersurat beberapa kepala desa menyampaikan permintaan bibit jenis buah-buahan.
Dan secara bertahap nanti kami akan menyiapkan permintaan bibit-bibit tersebut,” kata Fajar.
Dalam rakor tersebut secara bergantian perwakilan kepala KPH/UPTD lingkup Dishut Kalsel menyampaikan masukkan, kritik, dan saran mengenai pelaksanaan rakor.
Diharapkan dengan dilakukannya pembahasan sekaligus evaluasi secara detail pelaksanaandapat memastikan jalannya kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan dit iap kabupaten,kota dan desa yang ada di Kalsel dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan dan dapat terlaksana sesuai target penanaman yang ditetapkan.(adv/RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















