PASIEN Positif Covid-19 Menyasar ke Karyawan Sejumlah Bank

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2020 - 17:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Testpack corona.(Foto/CNBCIndonesia)

SuarIndonesia – Wabah virus corona atau Covid-19 semakin meluas di Indonesia. Jumlah penambahan kasus positif pun bertambah setiap harinya.

Penyebaran virus ini di Indonesia sangat cepat dan mengenai siapa saja tanpa pandang bulu termasuk para pejabat. Selain itu, juga menyasar karyawan perbankan papan atas di Indonesia.

Sejumlah bank pun mulai mengumumkan status positif corona dari pegawainya. Langkah pencegahan dan isolasi pun dilakukan sebagaimana prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah.

Seperti dilansir CNBCIndonesia.com, berikut sejumlah bank yang sudah mengumumkan ada karyawannya yang positif corona dan melakukan langkah antisipasi:

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Pada Senin (23/3) lalu, manajemen BBCA mengumumkan salah satu pegawainya positif terinfeksi virus corona setelah melalui serangkaian tes yang dilakukan.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja menyampaikan, karyawan yang terinfeksi corona tersebut bekerja di kantor pusat BCA, Thamrin, Jakarta. “Benar,” kata Jahja saat dikonfirmasi CNBC Indonesia, perihal surat edaran dari CEO BCA.

“Hari ini [Senin kemarin], mewakili keluarga besar BCA, dengan rasa empati mendalam, dengan berat hati, saya ingin menyampaikan bahwa beberapa saat yang lalu, manajemen mendapatkan laporan resmi bahwa salah satu rekan kita di Kantor Pusat BCA dikonfirmasi positif COVID-19, pasca menjalani serangkaian tes,” tulis Jahja, dalam surat edarannya.

BCA, kata Jahja, memastikan telah melakukan semua prosedur yang ditetapkan sesuai protokol pencegahan dan penanggulangan pandemi ini.

Tidak hanya itu, sejak pasien positif tersebut sakit, manajemen BCA memantau dan memberlakukan Work From Home (WFH) bagi staf BCA yang berkomunikasi dan berinteraksi aktif dengan yang bersangkutan.

BCA juga melaksanakan protokol Business Continuity Plan (BCP) dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19, melalui dilakukan tindakan disinfektan untuk seluruh lantai dan lift di bawah manajemen BCA di Kantor Pusat BCA.

“Karyawan yang bekerja di lantai yang sama dengan yang bersangkutan akan diberlakukan WFH serta kami akan memantau secara intens,” terangnya.

Selanjutnya, melakukan pengukuran suhu tubuh. Melakukan sanitasi sarana dan infrastruktur, menyediakan hand sanitizer, melakukan pengaturan pembatasan sosial serta melakukan pengaturan layanan weekend banking. Selain itu, mengaktifkan metode pemisahan lokasi kerja (split operation) dan kebijakan bekerja di rumah (Work From Home).

PT Bank Permata Tbk (BNLI)

Pada Jumat 20 Maret 2020, bank yang bakal jadi milik Bangkok Bank ini menyatakan salah satu karyawannya positif terkena virus corona. Karyawan tersebut bekerja di kantor pusat Bank Permata, tepatnya di gedung World Trade Center (WTC) II, Sudirman yang sehari-hari bertugas di unit back office dan tidak berhadapan langsung dengan nasabah.

“Kami dapat konfirmasikan bahwa salah satu karyawan Bank positif terkena virus COVID-19. Karyawan tersebut saat ini sudah di bawah perawatan tim medis dan sedang dipantau Manajemen,” kata Head of Corporate Affairs PermataBank, Richele Maramis, saat dikonfirmasi CNBC Indonesia.

Richele melanjutkan, Bank Permata sudah melakukan langkah mitigasi dengan menutup kantor Bank Permata di Menara WTC II dan menyemprotkan disinfektan di seluruh area kerja.

“Command Center COVID-19 PermataBank telah melakukan penelusuran kontak (contact tracing) kepada rekan kerja, keluarga serumah, ataupun tempat yang memungkinkan terjadi kontak,” katanya.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)

Pada Selasa 17 Maret 2020, seperti dikutip Detiknews, bank BUMN ini mengumumkan salah satu pegawai positif COVID-19 dan kondisinya stabil. Kemudian pada Rabu 18 Maret 2020 BNI kembali mengumumkan ada pegawai yang statusnya suspect.

Baca Juga :   TAHUN 2025, Bank Kalsel Hadirkan Empat Produk Baru

Sebagai langkah antisipasi BNI telah melaksanakan peningkatan sanitasi gedung di tempat pegawai bekerja. Kantor tutup sementara dan operasional layanan dialihkan ke kantor cabang terdekat.

Dalam pernyataan resmi yang diterima CNBC Indonesia, Corporate Secretary BNI Meiliana, mengatakan BNI menerapkan penyesuaian sistem kerja yang bertujuan untuk menekan penyebaran virus corona.

Tindakan ini merupakan langkah yang diambil BNI guna memberikan perlindungan maksimal kepada pegawai, keluarganya, dan bahkan nasabah dari kemungkinan terpapar COVID-19 yang kini telah menjadi pandemi global.

BNI menetapkan tiga penyesuaian sistem kerja yaitu Split Operation, Shift Operations, dan Work From Home. Split dan Shift Operation diberlakukan untuk fungsi yang terkait dengan operasional utama dan layanan perbankan.

Sementara itu, posisi lainnya diterapkan sistem Work From Home atau bekerja dari rumah. Sistem ini hanya diterapkan pada daerah yang telah ditetapkan sebagai daerah dengan kondisi risiko tinggi.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)

Pada 16 Maret lalu, Bank Mandiri mengumumkan pengalihan operasional Kantor Cabang Jakarta Kyai Tapa mulai Senin (16/3) ke cabang Bank Mandiri Jakarta S. Parman.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Rully Setiawan, mengatakan pengalihan operasional ini dilakukan sebagai tindakan preventif dan perlindungan terhadap nasabah serta pegawai. Pasalnya, terdapat seorang pegawai yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut terkait virus corona.

“Kesehatan pegawai dan nasabah adalah prioritas kami. Jadi kami melakukan ini sebagai langkah preventif. Informasi lebih lanjut kami serahkan kepada Kementerian Kesehatan sebagai lembaga yang berwenang menyampaikan informasi terkait COVID-19 ini,” kata Rully Setiawan dalam siaran persnya.

Terkait dengan upaya pencegahan penyebaran COVID-19, lanjut Rully, nasabah dapat menggunakan aplikasi Mandiri Online terbaru yang dapat melayani berbagai kebutuhan transaksi keuangan nasabah.

Bahkan, seiring dengan transformasi digital Bank Mandiri, saat ini masyarakat luas juga dapat melakukan pembukaan rekening tabungan di mana pun, tanpa harus datang ke kantor bank maupun bertemu dengan staff perbankan di Bank Mandiri.

“Semua keperluan untuk pembukaan tabungan dapat dilakukan dengan video call,” kata Rully.

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)

Bank yang disokong Grup CIMB asal Malaysia ini mengkonfirmasi satu orang karyawannya positif terkena virus Corona pada 15 Maret silam.

Toni Darusman, Head of Marketing, Brand, and Communications CIMB Niaga, menjelaskan karyawan tersebut bekerja di back office di Griya Niaga 1 Bintaro dan tidak berinteraksi langsung dengan nasabah.

“Terakhir masuk kerja tanggal 28 Februari 2020 sebelum mengalami gejala sakit. Selanjutnya pada 2 Maret 2020 yang bersangkutan mulai dirawat di rumah sakit, sampai akhirnya dinyatakan positif Covid-19 pada hari Minggu 15 Maret 2020,” kata Toni dalam pernyataannya.

Meski tidak menjelaskan apakah kantor tersebut ditutup sementara atau tidak, Toni mengatakan CIMB Niaga telah memberlakukan protokol serta upaya-upaya preventif, di antaranya disinfektasi kantor-kantor CIMB Niaga dan akan terus meningkatkan frekuensi pembersihan dan sanitasi.

Selain itu, CIMB Niaga juga melakukan pengaturan sistem kerja terpisah untuk unit kerja kritikal telah diterapkan secara lancar dan berlanjut ke unit non kritikal.

“Sebagai langkah lanjutan, kami sedang mengkaji secara seksama penerapan bekerja dari rumah (work from home) untuk unit-unit tertentu,” jelasnya.(CNBC/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka
OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:08

KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:59

MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39

2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:31

MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang

Senin, 8 Juni 2026 - 22:25

DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21

BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Berita Terbaru

DP3A P2KB PMD gelar Implementasi Konvensi Hak Anak Wujudkan Sekolah Ramah Anak, berlangsung di Aula Dharma Setya kantor setempat, diikuti para kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA. Rabu (10/6/2026). (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:10

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca