SuarIndonesia – Pasca lebaran, gencar lagi Satgas Pangan Polda Kalsel bek MinyaKita dan harga pangan di sejumlah pasar dan tempat penjualan lainnya di Banjarmasin.
Seperti Sabtu (19/4/2025) Satuan Tugas (Satgas) Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pemeriksaan minyak goreng merek Minyakita di Toko PT Tiga Bintang Cemerlang, Jalan Pasar Baru.
Pengecekan untuk memastikan ketersediaan dan kualitas minyak goreng curah bersubsidi tersebut sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Kegiatan dipimpin AKP Suparli memeriksa stok minyak goreng Minyakita di toko tersebut, termasuk memastikan harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan serta pengukuran menggunakan gelas/bejana ukur.
“Kami melakukan pengawasan rutin untuk memastikan tidak ada penimbunan, penjualan di atas HET, atau pemalsuan produk minyak goreng Minyakita yang bisa merugikan masyarakat,” kata Direktur Reskrimsus Polda Kalsel, Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar melalui Kasubdit 1 Indagsi, AKBP Amien Rovi dan AKP Suparli.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Toko PT Tiga Bintang Cemerlang telah mematuhi aturan distribusi dan penjualan minyak goreng bersubsidi.
Satgas Pangan Polda Kalsel mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan praktik penimbunan, penjualan di atas HET, atau pemalsuan minyak goreng Minyakita melalui hotline 110 atau ke kantor polisi terdekat.
Kegiatan ini akan terus dilakukan Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kalsel secara rutin untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan minyak goreng bersubsidi di pasar.
Sebelumnya menindaklanjuti instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, juga inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Centra Antasari Banjarmasin, pada Jumat (18/4/2025).
Kegiatan untuk memantau harga dan ketersediaan kebutuhan pokok pasca perayaan Idul Fitri 1446 H.
Di lapangan dipimpin Panit 1 Subdit 1, AKP Eko Supardianto didampingi Panit 2 Subdit 1, AKP Hotman Mangasi Purba bersama sejumlah anggota
Tim menyasar sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging ayam, cabai dan bawang.
Pengecekan dilakukan guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat usai libur Lebaran.
“Kami ingin memastikan stok pangan cukup dan harga stabil sesuai harga eceran tertinggi (HET). Apabila ada pelaku usaha yang menaikkan harga secara tidak wajar, akan ditindak tegas,” tegas i AKP Hotman Mangasi Purba.
Hasil sidak menunjukkan sebagian besar harga kebutuhan pokok masih stabil, meski ada sedikit kenaikan pada komoditas cabai.
Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kalsel juga mengingatkan pedagang untuk tidak melakukan penimbunan atau spekulasi harga. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















