Pasar Batu Permata Lesu

- Penulis

Minggu, 2 Desember 2018 - 00:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Tak seperti tahun 2013-2014, pasar batu permata di Kalsel saat ini sedang lesu-lesunya. Hal ini terlihat dari jumlah toko permata yang semakin sedikit.

Dalah seorang pemilik toko permata di Martapura Farhad Abdullah mengakui, pasaran batu permata akhir – akhir ini tengah mengalami kelesuan.

namun hal yang menggembirakan pamornya naik. “pamornya mulai menaik, khususnya untuk jenis permata dengan banderol harga di atas Rp100 juta.

Seperti jenis Ruby dan Zamrud. Sayangnya, batu – batu tersebut bukan asli Kalsel,” katanya, Jumat (30/11(.

Berlian batu mulia asli Kalsel, saat ini memang kurang dicari atau diminati. Para pengrajin berlian berupaya meningkatkan inovasi dan kreativitas, agar produk berlian Kalsel kembali diminati.

“Apalagi selama ini, berlian Kalsel dibawa dalam bentuk mentah ke luar daerah bahkan luar negeri. Kemudian dibeli kembali oleh kita, setelah diolah menjadi perhiasan bernilai tinggi.

Hal inilah yang akan kami ubah, agar pengolahan berlian Kalsel dilakukan sendiri oleh pengrajin Banua,” ujar salah satu peserta Festival Batu Permata Go International yang dilaksanakan Jum’at (30/11) hingga Minggu (2/12) di Atrium Duta Mall 2 Banjarmasin ini.

Baca Juga :   DISAMBUT APLAUS !, Andi Rudi - H Bahsanuddin Mampu Jawab Semua Pertanyaan Panelis

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Dahnial Kifli menambahkan, festival yang dilaksanakan untuk meningkatkan jual beli batu permata.

“Kenapa internasional, karena setiap peserta festival ini kami ketahui sudah memiliki pelanggan tersendiri, termasuk dari luar negeri. Kami sudah mengundang mereka untuk datang, melalui para peserta tersebut,” ujarnya.

Dahnial menambahkan, jika memang terjadi transaksi pada kegiatan ini, maka itu sepenuhnya menjadi keuntungan bagi para peserta, yang juga pemilik toko permata di kawasan Martapura kabupaten Banjar.

“Karena itu kami tidak memiliki target transaksi pada kegiatan ini, semua berlangsung di masing – masing stand peserta, yang diperkirakan jumlahnya

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

mencapai sekitar 60 stand,” tambahnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia
PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan
SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama
5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim
PERTEMUAN IKA FISIP ULM, jadi Pembincangan Hangat Angkatan 1990

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca