PANSUS BBM DPRD Kalsel Berkomitmen Menghentikan Praktik “Kongkalikong” Oknum Pemilik SPBU dengan Pihak Tertentu

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat perdana bersama Satgas BBM Pemprov Kalsel, ormas Sahabat Anti Kecurangan Bersatu (SAKUTU), dan perwakilan sopir truk se-Kalsel untuk mengumpulkan data awal terkait carut-marut penyaluran BBM bersubsidi di lapangan. Rabu (3/6/2026).

Ketua Pansus, H. M. Syaripuddin (Bang Dhin), menyatakan bahwa seluruh data yang masuk akan dikompilasi untuk memastikan subsidi energi tepat sasaran.

Ia menegaskan, pansus berkomitmen menghentikan praktik jual beli BBM subsidi oleh pihak yang tidak berhak.

“Kami akan urai satu per satu. Ke depan, rekomendasi yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar dapat dijalankan oleh seluruh pemangku kepentingan,” ujar Bang Dhin.

Dalam rapat tersebut, perwakilan sopir truk mendesak pansus untuk segera melakukan inspeksi ke sejumlah SPBU.

Mereka melaporkan adanya berbagai pelanggaran di lapangan. Praktik premanisme di area SPBU.

Baca Juga :   PERKUAT SINERGI Bank Kalsel dan Press Room DPRD Kalsel Lakukan Kurban ‎

Maraknya aktivitas pelangsir BBM. Dugaan kongkalikong antara oknum pemilik SPBU dengan pihak tertentu.

Sementara itu, Anggota Pansus Ilham Noor, menambahkan bahwa pengawasan ketat ini juga harus didukung penuh oleh Satgas BBM Pemprov Kalsel yang telah dibentuk sejak 2021.

Masa kerja pansus ini ditargetkan berlangsung selama satu bulan, namun dapat diperpanjang hingga enam bulan jika diperlukan untuk menghasilkan rekomendasi yang berpihak pada sopir, nelayan, petani, dan pelaku UMKM. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla
TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar
PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah
DIGELEDAH Dinkes Banjar, Puluhan Dokumen dan Satu Alat Bukti Elektronik Disita
PERKUAT KEBANGSAAN, DPRD Kalsel Sosialisasi Pancasila di Desa Liyu
PELESTARIAN Naskah Kuno Warisan Budaya Banua

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:56

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:52

DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:42

KPK: Bupati Lombok Barat LAZ dan Dua Orang jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:29

PENGUMUMAN Hasil Seleksi SPMB SNT 3 Agustus 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 21:08

KORUPSI Pembiayaan Batu Bara Rugikan Negara Rp38 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:19

SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun

Berita Terbaru

Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi (kedua dari kanan) dan para komisioner Komisi Kejaksaan RI memantau langsung penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: HO-Komisi Kejaksaan RI)

Hukum

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Jul 2026 - 20:05


Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers setelah upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Nasional

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:56

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca