OLIMPIADE PARIS 2024: Rizki J Raih Medali Emas, Rekor 32 Tahun Susy Susanti Pecah!

- Penulis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 20:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rizki Juniansyah, peraih medali paling anyar bagi Indonesia di Olimpiade 2024. (Antara Foto/Wahyu Putro A)

Rizki Juniansyah, peraih medali paling anyar bagi Indonesia di Olimpiade 2024. (Antara Foto/Wahyu Putro A)

SuarIndonesia — Rizki Juniansyah mematahkan rekor Susy Susanti sebagai peraih emas termuda Olimpiade dari Indonesia. Legenda bulutangkis itu mengingatkan pentingnya pembinaan.

Di South Paris Arena, Jumat (9/8/2024) dini hari WIB, Rizki meraih emas di cabor angkat besi kelas 73 kilogram putra. Lifter asal Serang, Banten, itu mencatatkan total angkatan 354 kilogram, mengungguli Weeraphon Wichhuma (346 kilogram) dan Dimitrov Bozhidar Andreev (344 kilogram).

Rizki Juniansyah peraih emas Olimpiade termuda di Indonesia, Susy Susanti ingatkan pembinaan. (Foto: AFP/MIGUEL MEDINA)

Prestasi raihan emas Olimpiade itu didapat oleh Rizki saat berusia 21 tahun satu bulan 22 hari. Sebelumnya, Susy yang menjadi peraih emas termuda Indonesia dengan usia 21 tahun lima bulan dan 19 hari. Emas didapat Susy dari cabor bulutangkis nomor tunggal putri.

Butuh 32 tahun sampai ada atlet Indonesia lainnya yang bisa melebih pencapaian Susy. Oleh karena itu, legenda hidup bulutangkis itu gembira.

“Pastinya saya sangat senang dan bangga, dengan prestasi yang didapat atlet Indonesia Veddriq [Leonardo] dan Rizki [Juniansyah] di Olimpiade Paris 2024,” kata Susy dikutip detikSport dari CNN Indonesia.

Pembinaan atlet di Indonesia berjalan kurang baik dalam beberapa tahun belakangan ini. Sebagai contoh cabor bulutangkis. Nomor tunggal putra tak mempunyai pelapis setelah Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.

Di nomor ganda campuran, Indonesia belum mempunyai andalan lagi usai peraih emas Olimpiade 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Tunggal putri sedikit lebih baik. Setelah Gregoria Mariska Tunjung, yang menyabet medali perunggu di Olimpiade 2024, sudah ada Komang Ayu Cahya Dewi dan Ester Nurumi Tri Wardoyo.

Sementara untuk angkat besi, Eko Yuli Irawan sudah bisa dengan tenang menyerahkan tongkat estafet pada Rahmad Erwin Abdullah dan Rizki Juniansyah.

Susy menekankan pembinaan yang baik agar olahraga Indonesia bisa meraih prestasi dunia.

“Harapan saya tentunya pembinaan dan perhatian terhadap olahraga di Indonesia akan terus diperhatikan dan jadi skala prioritas dari pemerintah. Agar ke depannya prestasi olahraga kita bisa lebih baik lagi,” kata Susy.

“Karena kalau kita membina dengan baik, kita punya bibit unggul di berbagai cabang olahraga, yang akan menghasilkan prestasi-prestasi dunia,” kata dia menambahkan.

Indonesia sudah mengemas dua emas di Olimpiade 2024. Sebelum Rizki, Veddriq Leonardo sudah mengamankan medali emas dari cabor panjat tebing nomor speed putra. Satu perunggu bisa dipersembahkan Gregoria Mariska Tunjung dari cabor bulutangkis nomor tunggal putri.

Baca Juga :   FIFA JATUHKAN 3 Sanksi untuk Timnas Indonesia, 1 Peringatan!

Pundi medali Indonesia di Olimpiade 2024 masih bisa bertambah dari angkat besi nomor +81 putri. Nurul Akmal yang akan berlomba di South Paris Arena, Minggu (11/8/2024) pukul 16.30 WIB.

Indonesia Kedua

Dengan dua keping emas dan satu perunggu, Indonesia kini menjadi negara Asia Tenggara terbaik kedua di klasemen perolehan medali Olimpiade 2024.

Rizki Juniansyah menyumbang medali emas untuk Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Kini Indonesia mencatatkan dua emas dan satu perunggu di Olimpiade 2024. (Antara Foto/Wahyu Putro A)

Indonesia baru saja menambah keping emas di Olimpiade 2024. Hal itu membuat posisi Merah Putih naik ke peringkat ke-28 di klasemen perolehan medali.

Emas pertama diraih oleh Veddriq Leonardo lewat Panjat Tebing, Kamis (8/8/2024) malam WIB. Setelah itu giliran Rizki Juniansyah menambah koleksi emas lewat aksinya di Angkat Besi, Jumat (9/8/2024) dini hari WIB.

Sebelum tambahan dua keping emas tersebut, Indonesia terlebih dulu membuka kucuran medali di Olimpiade 2024 lewat keberhasilan Gregoria Mariska Tunjung meraih perunggu di Bulutangkis tunggal putri.

Saat ini, dengan dua emas dan satu perunggu, Indonesia berada di posisi ke-28 klasemen perolehan medali Olimpiade 2024 untuk sementara. Indonesia masih menyisakan Nurul Akmal untuk berlomba.

Merujuk daftar negara peserta Olimpiade 2024 di situs resminya, tercatat ada 11 negara Asia Tenggara yang berpartisipasi di ajang kali ini. Dari ke-11 negara tersebut sejauh ini baru empat yang mampu meraih medali.

Dari keempat negara Asia Tenggara peraih medali Olimpiade 2024, cuma tiga di antaranya yang punya koleksi keping emas. Termasuk salah satunya Indonesia.

Menilik secara spesifik hasil negara-negara Asia Tenggara lainnya sejauh ini, cuma Filipina yang punya hasil lebih baik ketimbang Indonesia. Filipina menempati posisi ke-26 klasemen perolehan medali Olimpiade 2024 dengan raihan dua emas dan dua perunggu.

Selain Filipina dan Indonesia, ada dua negara Asia Tenggara lain yang sejauh ini sudah meraih medali di Olimpiade 2024 yakni Thailand dan Malaysia. [*/UT]

Klasemen perolehan medali Olimpiade 2024 untuk negara Asia Tenggara:
26. Filipina – 2 emas, 2 perunggu
28. Indonesia – 2 emas, 1 perunggu
32. Thailand – 1 emas, 3 perak, 2 perunggu
76. Malaysia – 2 perunggu
Belum ada medali
Brunei Darussalam

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PANGDAM XXII/Tambun Bungai Berkolaborasi “Gerak Bersama” di Banjarmasin
CHINA Juara Thomas Cup 2026
PIMPIN PERBAKIN KALSEL; Rais Ruhayat Targetkan Kebangkitan Prestasi
KOREA SELATAN Juara Uber Cup 2026
BARITO PUTERA Gagal ke Super League
AKSI UDARA Spektakuler Aerosport Modeling Indonesia dI HSU
PEMERINTAH Komitmen Kesejahteraan Atlet Lewat Bonus Prestasi
ZUMBA Hingga Penutupan Meriah, Pekan AKSEL Bank Kalsel Diserbu Warga Banjarmasin

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:21

DPRD KALSEL Beri Rekomendasi LKPj 2025 dan Restui Pemekaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:31

KETUA KPRP: Pengangkatan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:21

PRESIDEN Putuskan Pembatasan Jabatan Polri di Luar Institusi

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:07

PEMERINTAH Kaji CNG sebagai Pengganti LPG 3 Kg

Senin, 4 Mei 2026 - 23:59

GO NASIONAL Sasirangan Todak Persit Kartika Chandra Kirana PD XXII/Tambun Bungai

Senin, 4 Mei 2026 - 20:04

POLRI akan Miskinkan Pengoplos LPG dengan Pasal TPPU

Senin, 4 Mei 2026 - 19:55

SKK MIGAS Temukan 13 Sumur dengan Cadangan Minyak 1 Juta Barel

Senin, 4 Mei 2026 - 19:15

ANGGOTA DPRD KALSEL Angkat Bicara Soal Keresahan Tarif Listrik Tiba-tiba “Menyengat”

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca