Oknum Guru `Penggoyang’ Anak Bawah Umur Terancam 15 Tahun Penjara

Oknum Guru `Penggoyang’ Anak Bawah Umur Terancam 15 Tahun Penjara

Suarindonesia – Atas perbuatannya Rf, oknum guru pada salah satu sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bisa dituntut tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur sesuai dengan pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang pelindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Kapolres Kapolres HST, AKBP Sabana Atmojo, Minggu (27/1) imbau kepada masyarakat agar agar lebih waspada menjaga anak perempuannya.

Itu, agar kejadian serupa tidak terulang lagi kejahatan terhadap anak sering terjadi dilakukan oleh orang-orang terdekatnya.

Rf (44) warga Komplek Guntur Timur RT 4/007 Kecamatan Barabai Kabupaten HST ini tega ‘menggoyang’’ mantan muridnya yang masih berusia 15 tahun, sebut saja Aluh.

Korban disetubuhi mantan gurunya dalam mobil Toyota Avanza, yang menepi di sisi jalan Lingkar Walangsi – Kapar Desa Hulu Rasau Kecamatan Pandawan, Jumat (25/1) malam lalu sekitar pukul 20.30 WITA.

Ia keciduk anggota Sat Samapta dan Piket SPKT Polres HST yang sedang menggelar pekat malam di wilayah tersebut.

Kedua pasangan tua muda itupun langsung digiring ke Mapolres HST untuk dimintai keterangan. Juga memanggil orang tua si gadis.

“Ketika anggota dekati karena dicurigai penumpangnya, dan sedang melakukan persetubuhan dalam mobil, begitu diperiksa keduanya sedang tidak mengunakan pakaian, dan ditemukan cairan yang menyerupai sperma,’’ tambah kapolres.

Perbuatan itu sungguh keterlaluan, seharusnya dia sebagai pendidik, bukan  merusak.

“Tega menghancurkan masa depan mantan muridnya itu,’’ ucap kapolres. (ZI)

 

 

 

 243 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: