OIKN Kembangkan Ekowisata Komunitas

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025 - 20:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Gunung Parung di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menjadi salah satu pengembangan pariwisata berbasis komunitas di kawasan IKN. (Foto: Dok Humas OIKN)

Suasana Gunung Parung di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menjadi salah satu pengembangan pariwisata berbasis komunitas di kawasan IKN. (Foto: Dok Humas OIKN)

SuarIndonesia — Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) mengembangkan ekowisata berbasis komunitas untuk membangun IKN di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Pengembangan ekowisata berbasis komunitas bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal,” ujar Direktur Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi di Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa (23/12/2025).

Pengembangan ekowisata berbasis komunitas, kata dia, juga komitmen Otorita IKN (OIKN), dalam membangun IKN sebagai Kota Hutan yang memadukan kemajuan pembangunan dengan pelestarian budaya, keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Salah satu pengembangan pariwisata berbasis komunitas di IKN adalah Paket Wisata Authentic Hiking Gunung Parung, bagian dari inisiatif strategis Otorita IKN bertajuk The Living Museum Story: Voices of The Forest, mendorong pemberdayaan masyarakat lokal.

“Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Parung, Kecamatan Sepaku sebagai pelaku utama pengembangan ekowisata berbasis budaya dan kearifan lokal,” ujar Muhsin, Selasa (23/12/2025) melansir AntaraNews.

“Paket Authentic Hiking Gunung Parung menawarkan pengalaman pendakian autentik di kawasan Hutan Adat Suku Balik Sepaku yang dikurasi secara imersif,” tambahnya.

Wisatawan diajak menikmati keindahan alam sekaligus memahami nilai-nilai budaya lokal melalui aktivitas bermakna, seperti penanaman pohon, sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan identitas budaya masyarakat setempat.

Baca Juga :   TOLAK KLAIM Tipe IV PAP PT Darma Henwa, Komisi II DPRD Kalsel Anggap tidak Layak

Paket wisata tersebut menjadi produk ekowisata unggulan berbasis masyarakat di IKN, kata dia, yang berdampak langsung terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal, penciptaan peluang ekonomi baru, serta penguatan peran masyarakat adat dalam pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan.

Kunjungan wisata Gunung Parung bertujuan untuk memastikan integrasi daya tarik wisata berbasis budaya dan alam dapat berjalan selaras dengan konsep living museum dan prinsip keberlanjutan.

Kegiatan diprogramkan Otorita IKN tersebut, menurut dia, sebagai upaya untuk mengembangkan percontohan Museum Kehidupan bagi Masyarakat Adat yang terintegrasi dengan konsep pengembangan ekowisata yang inklusif.

Pokdarwis Gunung Parung selama ini berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan ekosistem alam serta nilai budaya di kawasan itu, demikian Muhsin Palinrungi. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
KONTROVERSI Pelibatan Babinsa dalam Mengawasi Kepatuhan Wajib Pajak Dikritik – ‘Bisa Menggerus Kepercayaan’
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah
SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun
PERKUAT KOMITMEN Kesejahteraan Warga, Dinsos Balangan Luncurkan Lima Inovasi Layanan
B50 Aman Digunakan dan tidak Merusak Mesin
MENKEU PURBAYA: Tak Akan Naikkan Tarif Pajak
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:56

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:52

DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:42

KPK: Bupati Lombok Barat LAZ dan Dua Orang jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:29

PENGUMUMAN Hasil Seleksi SPMB SNT 3 Agustus 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 21:08

KORUPSI Pembiayaan Batu Bara Rugikan Negara Rp38 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:19

SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun

Berita Terbaru

Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi (kedua dari kanan) dan para komisioner Komisi Kejaksaan RI memantau langsung penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: HO-Komisi Kejaksaan RI)

Hukum

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Jul 2026 - 20:05


Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers setelah upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Nasional

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:56

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca