Suarindonesia – Seorang pengecat tembok bangunan bernama Eko Juono (33), ditemukan tak bernyawa di sungai kecil di kawasan Jalan A Yani Km 9 tepatnya Perumahan Komplek Alam Baru Mandiri Kecamatan Kertak Anyar Kabupaten Banjar.
Kapolsek Kertak Hanyar, Iptu Prasetya Yana WS SIk MH, saat dikonfirmasi, Rabu (3/4) tak membantah soal adanya peristiwa dan anggota telah melakukan penyelidikan.
Saat ditanya anggota kepada pihak keluarganya, tenryata korban mempunyai riwayat penyakit ayan (epilepsi) sudah lama dideritanya.
“Korban ditemukan sudha tak bernyawa, , Selasa malam (2/4), sekitar pukul 18.00 WITA,” tambah kapolsek.
Korban diketahui warga Jalan Jurusan Pelaihari Km 26 RT 02 Kelurahan Landasan Ulin Selatan Kecamatan Liang Anggang Banjarbaru.
Dimana saat itu korban memalukan pekerjannya bersama Ubai (40), warga Komplek Graha Sejahtera 4 Kelurahan Sei Lulut Kecamatan Sungaii Tabuk Kabupaten Banjar dan Sandi (22), warga Jalan Pekapuran Raya Gang Mekar Banjarmasin Tengah.
Dimana korban bersama kedua temannya, sekitar pukul 15.00 WITA, mengecat tembok luar rumah.
Dan dua temannya mengecat di dalam rumah. Ketyika itu temannya curiga karerna korban tak ada mengeluarkan suara apa-apa, karena biasanya bercanda dengan suaranya.
Kemudian, mencoba memanggil korban, tak ada jawabani, padahal saat itu sepeda motor korban masih ada di halaman tempat mereka bekerja.
Hampir tiga jam melakukan pencarian terhadap korban, akhirnya ditemukan mengapung di sungai kecil sekitar l;okasi.
Selain melaporkan kejadian ke Polsek Kertak Hanyar, juga mengevakuasi korban ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, guna dilakukan visum. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















