Nasi Astakona, Warisan Budaya tak Berbenda asal Banjarmasin

- Penulis

Jumat, 30 November 2018 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Serangkaian memperingati Hari Ibu yang ke 90, TP PKK Kota Banjarmasin menggelar pelatihan pembuatan nasi astakona kepada ibu-ibu warga Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Jumat (30/11/2018) sore.

Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj Siti Wasilah menyampaikan, pelatihan pembuatan nasi astakona yang menghadirkan Chef Agus Sasirangan sebagai pemberi materi pelatihan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ibu ke 90 tahun 2018.

Menurut Istri Walikota H Ibnu Sina ini, pelatihan pembuatan nasi astakona ini dilaksanakan, berdasarkan Peraturan Walikota (Perwali tahun 2017) tentang penyajian nasi astakona pada setiap peringatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Kita gelar ini sebagai bahan utama pemberian modal kepada ibu-ibu di Banjarmasin untuk membuat nasi astakona. Karena seperti kita tahu bahwa astakona merupakan makanan khas Kota Banjarmasin,” ucap Hj Siti Wasilah saat memberikan pelatihan pembuatan nasi astakona yang dihadiri organisasi wanita.

Hj Siti Wasilah memaparkan untuk kuliner nasi astakona akan didaftarkan menjadi warisan budaya tak berbenda nasional pada 2019. Bahkan Ibu serba bisa ini meyakini nasi astakona tersebut akan menjadi warisan budaya Indonesia tak berbenda.

Siti Wasila yang juga dosen Fakuktas Kedokteran ULM Kalsel ini juga menerangkan bahwa nasi astakona merupakan salah satu warisan budaya Banjar yang biasa disajikan saat acara-acara selamatan dan datangnya tamu yang terhormat di masa Kesultanan Banjar pada tempo dulu.

“Isi dari nasi astakona terdiri dari nasi kuning dan nasi putih, juga lauk pauk masakan khas Banjar. Yang wajib itu harus ada menu undang, ayam masak satu ekor utuh atau biasa disebutnya ayam lenggang kencana, dan sate babakong atau sate dari hati sapi,” ungkapnya.

Hj Siti Wasilah berharap untuk regenerasi pembuat nasi astakona ini akan terus ada, sehingga akan tetap lestari dan tidak punah dari tahun ke tahun, masa ke masa terjaga keutuhannya untuk sebuah budaya masyarakat Banjarmasin

“Pembuatan nasi astakona ini berkembang secara kekinian, itu tergantung kesepakatan kita semua. Intinya kita harus tetap melestarikan kekhasan kuliner daerah kita di dalamnya,” demikian Hj Siti Wasilah.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan
PEMILIK KM Virgo Transport 8 “Angkat Bicara” Terkait Musibah di Laut Jawa
DIUNGKAP PAKET GANJA Hampir Setengah Kilogram, Seorang Pria Diamankan Polresta Banjarmasin
PENGIRIMAN Rokok Ilegal dari Surabaya, 3,4 Juta Batang Diamankan
ARISAN ONLINE Berujung Petaka di Banjarmasin
OPERASI SAR, Tiga Tim Khusus Dikerahkan Pencarian di Bawah Permukaan Air
DPRD KALSEL, Paripurna Tanggapan Eksekutif soal RAPBD 2027
EVALUASI TOTAL Keselamatan Pelayaran, Begini Penegasan Ketua DPRD Kalsel

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:05

MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan

Kamis, 17 September 2026 - 18:52

PEMILIK KM Virgo Transport 8 “Angkat Bicara” Terkait Musibah di Laut Jawa

Kamis, 17 September 2026 - 16:15

DIUNGKAP PAKET GANJA Hampir Setengah Kilogram, Seorang Pria Diamankan Polresta Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 16:06

PENGIRIMAN Rokok Ilegal dari Surabaya, 3,4 Juta Batang Diamankan

Kamis, 17 September 2026 - 16:00

ARISAN ONLINE Berujung Petaka di Banjarmasin

Rabu, 16 September 2026 - 21:58

KCP BANK KALSEL Hadir di Halong, Layanan Perbankan Makin Mudah

Rabu, 16 September 2026 - 21:53

KONTES Kambing jadi Ajang Kenalkan Potensi Peternakan Desa Sumber Rejeki

Rabu, 16 September 2026 - 21:47

TP-PKK Balangan Raih Lima Juara di Jambore PKK Kalsel 2026

Berita Terbaru

ditemukan Tergeletak tak bernyawa di sebuah rumah kontrakan di Jalan Pekapuran B Laut Gang Sriwijaya RT 08 RW 01, Kelurahan Pekapuran Laut, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (17/9/2026). (SuarIndonesia/DO)

Headline

MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:05

Pengungkapan kasus disampaikan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin, Kamis (17/9/2026), di Ruangan Mathilda Banjarmasin (SuarInonesia/YI)

Hukum

ARISAN ONLINE Berujung Petaka di Banjarmasin

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:00

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca