NAAS SATU KELUARGA ‘Melepas Nyawa’ Terperangkap Kobaran Api, Gegerkan Warga Aes Nasution Banjarmasin

- Penulis

Jumat, 7 November 2025 - 13:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaerab di Jalan Aes Nasution Gang. Silahturahmi RT 04 Banjarmasin Tengah,  telah tiga korban jiwa, Jum'at (7/11/2025) subuh. (SuarIndonesia/DO),

Kebakaerab di Jalan Aes Nasution Gang. Silahturahmi RT 04 Banjarmasin Tengah,  telah tiga korban jiwa, Jum'at (7/11/2025) subuh. (SuarIndonesia/DO),

Suarindonesia – Warga Jalan Aes Nasution Gang. Silahturahmi RT 04 (Kampung Gadang) Banjarmasin Tengah,  digegerkan suara teriakan ada kobaran api, Jum’at (7/11/2025) subuh, sekitar pukul 04.30 WITA.

Dimana dalam musibah menelan korban jiwa atas nama suami Tusradi (50), istrinya Marini (46), dan anaknya Norhalida (11).

Mereka terperangkap kobaran api dan ditemukan dalam meninggal dunia dengan tubuh gosong  di rumahnya, lantaran tak bisa lagi menyelamatkan diri.Para korban  dievakuasi para Relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Gabungan ke ruangan Instalasi Pemulasaraan Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Dari lokasi, anak korban satunya bernama Ari selamat dari musibah dan saat ini, berada di musala.

Posisi korban saat ditemukan masing-masing berada di dalam kamar, mungkin terkurung tidak bisa keluar, karena api sudah besar.Ketua RT 04, M Nazar Ilmi

Sementara kobaran api juga menyebar ke rumah warga lain Armiyati, Djul, Rohana, Matseri, Hamidun, Norman, Normawan. Anggota BPK gabungan cepat menjikan kobaran api.

Dari keterangan Dian, dimana asal api diduga dapur yang bersebelahan dengan belakang kamar mandi. “Apinya dari atas,  menyebar ke bawah. M melihat itulah saya langsung menyelamatkan orang tua

Dari situlah saya langsung minta tolong lawan (sama,red) orang kampung karena yang tahunya kejadian api ini sudah membesar. Warga berdatangan ke lokasi kebakaran untuk bersama-sama memadamkan,” ucapnya.

Baca Juga :   AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Sementara Ketua RT 04, M Nazar Ilmi, mengatakan, kobaran api muncul setelah salat subuh.

Dan itu pun sudah dalam kondisi kobaran besar.”Melihat kobaran api besar, warga bergegas dan menyiram rumah tersebut. Namun, tidak membuahkan hasil,” tuturnya.

“Kita sudah menyiram tapi tidak padam, karena kobaran api sangat cepat merambah ke rumah lainnya, bangunan rumah tersebut kayu dan berdempetan,” ujarnya lagi. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca