MPA Lakukan Pembasahan Lahan Gambut Manfaatkan Sumur Bor

- Penulis

Rabu, 25 Oktober 2023 - 21:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembasahan lahan gambut oleh MPA di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah memanfaatkan keberadaan sumur bor. (ANTARA)

Pembasahan lahan gambut oleh MPA di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah memanfaatkan keberadaan sumur bor. (ANTARA)

SuarIndonesia — Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan pembasahan lahan gambut sebagai salah satu upaya pencegahan maupun penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah dengan memanfaatkan keberadaan sumur bor.

Upaya ini di antaranya dilakukan oleh MPA di Desa Tanjung Taruna dan Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau yang daerahnya menjadi perhatian lantaran didominasi lahan gambut sehingga rentan karhutla.

“Sebelum terjadi musim kemarau MPA telah melakukan kegiatan pemeliharaan sumur bor yang telah dibangun oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM),” kata Ketua MPA Desa Tanjung Taruna, Juni dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, Rabu (25/10/2023), dikutip AntaraNews.

Dia menjabarkan, ada sebanyak 409 sumur bor yang ada di Desa Tanjung Taruna dan yang pihaknya pelihara sebanyak 321 titik dengan bantuan dari BRGM.

“Kita cek kondisi sumur bor yang ada dan dilakukan pengujian, agar pada saat pembasahan gambut bisa berfungsi dengan baik,” tambahnya.

Selain itu, MPA bersama dengan pemerintah desa dan TNI-Polri melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Kegiatan patroli rutin dilakukan secara bersama-sama di beberapa titik yang rawan karhutla.

Saat terjadinya kebakaran, lanjut Juni, MPA dan beberapa pihak baik BPBD, BNPB, TNI serta Polri juga menggunakan sumur bor untuk memadamkan api.

Dia menegaskan, meski dipergunakan setiap hari namun air yang ada di sumur bor ini masih ada dan sangat membantu dalam upaya pembasahan gambut yang terbakar di daerah setempat.

“Jika tidak ada sumur bor maka pembasahan akan sulit apalagi di musim kemarau ini,” tutur Juni.

Juni menyampaikan di daerah mereka sejak awal kejadian kebakaran, sudah kurang lebih satu bulan tidak turun hujan. Ini mengakibatkan kurangnya sumber air dari kanal yang ada, sehingga saat terjadi kebakaran mereka mengandalkan sumber air dari sumur bor.

Baca Juga :   CEGAT MOBIL Agya, Ini Awal Hingga Mantan Kanit Resnarkoba Polres Barsel Diganjar 6 Tahun Penjara

Dia pun menjelaskan, kejadian kebakaran pada tahun ini terjadi sejak 10 September 2023 untuk wilayahnya. Dia mengatakan tidak mengetahui persis bagaimana awal kebakaran.

“Yang kami tahu api sudah membakar lahan di bagian utara desa kami dekat sungai,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua MPA Desa Tumbang Nusa, Silpanus yang menjelaskan di desanya ada sebanyak 270 sumur bor dan saat kejadian kebakaran lahan dapat dipergunakan dan berfungsi dengan baik.

“Kalau tidak ada sumur bor, maka kami akan kewalahan dalam melakukan pembasahan,” jelasnya.

Sementara itu, Kelompok Kerja Restorasi Gambut Wilayah Kalimantan dan Papua, Jany Tri Raharjo memaparkan, infrastruktur pembasahan gambut seperti sumur bor yang dibangun BRGM bersama masyarakat secara rutin dipelihara.

“Hal ini dilakukan agar tetap berfungsi dan dimanfaatkan secara optimal setiap saat diperlukan,” tegasnya.

Sejak 2016 hingga kini, BRGM telah melaksanakan kegiatan restorasi gambut seluas 492.681 hektare khusus di Provinsi Kalimantan Tengah.

Restorasi gambut ini didukung dengan pembangunan sumur bor sebanyak 10.644 unit, 3.149 unit sekat kanal, dan 115 unit kanal timbun.

Adapun penanaman kembali atau revegetasi di lahan gambut juga telah dilaksanakan di lahan seluas 830 hektare, serta pemberian revitalisasi mata pencaharian masyarakat sebanyak 294 paket. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERDETEKSI 137 Hotspot di Kalteng, Kotim Paling Rawan Karhutla
TIGA PELAKU Penyerangan Polisi Katingan Ditembak di Kaki, Melawan saat Ditangkap
KARHUTLA Muncul di 3 Titik Sekaligus
TERCATAT 676 Kasus HIV di Kobar, Separuh Pasien Putus Berobat
PENYERANG 3 Anggota Polres Katingan Ditangkap Bareskrim Polri
3 ORANG Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Bentrok di Katingan
WARGA DAYAK Dukung Polda Kalteng Tuntaskan Tragedi Katingan
PEREMPUAN Bandar Narkoba Diburu Polisi dalam Penggerebekan di Katingan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:48

TANGISAN BAYI Perempuan Dalam Kantongan Plastik di Kolong Jembatan Gegerkan Warga

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:52

TIGA PELAKU Penyerangan Polisi Katingan Ditembak di Kaki, Melawan saat Ditangkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:40

TERUNGKAP ! Seorang Mahasiswa yang Tabrak Lari Tewaskan Perempuan Petugas DLH Banjarmasin

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:27

PASAR BARU Blok Besi Banjarmasin Diamuk Api, Puluhan Toko Ludes

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:54

POLSEK Banjarmasin Utara Bantu Korban Kebakaran di Alalak Tengah

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:25

KARHUTLA Muncul di 3 Titik Sekaligus

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:07

TERCATAT 676 Kasus HIV di Kobar, Separuh Pasien Putus Berobat

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:05

DUGAAN KORSLETING LISTRIK Hanguskan Tiga Rumah di Kawasan Padat Penduduk Kelayan A

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca