Motif Brenton Tarrant, Si Penembak Sadis Ingin Ciptakan Ketakutan Umat Muslim

- Penulis

Jumat, 15 Maret 2019 - 19:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku penembakan di Masjid Al Noor, Selandia Baru, merilis dokumen manifesto yang menjelaskan motif di balik keputusannya untuk melancarkan teror. (Social Media Website/Handout via Reuters TV)

Suarindonesia – Pelaku penembakandi Masjid Al Noor, Selandia Baru, merilis dokumen manifesto yang menjelaskan motif di balik keputusannya untuk melancarkan teror.

Dalam dokumen 73 halaman berjudul “The Great Replacement” itu, pria yang diketahui bernama Brenton Tarrant tersebut mengaku ingin menyerang umat Muslim.

Tarrant juga mengidentifikasi dirinya sebagai seorang warga Australia berusia 28 tahun dan berasal dari keluarga kelas menengah ke bawah dalam manifesto tersebut.

Dikutip The Guardian, Tarrant juga menegaskan motivasinya dalam melakukan penembakan massal, yakni ingin “menciptakan ketakutan dan menghasut kekerasan terhadap umat Muslim.”

Dalam manifesto itu, Tarrant juga menyinggung nama Darren Osbourne, pelaku teror di kompleks Masjid Finsbury Park, London, Inggris, pada Juni 2017 lalu.

AFP melaporkan bahwa selain manifesto, Tarrant juga sempat mengunggah sejumlah foto beberapa senapan hitamnya yang dihiasi tulisan-tulisan berwarna putih di pada 13 Maret lalu, sebelum akun Twitter-nya dihapus.

Baca Juga :   KASUS PEMERKOSAAN Dipertanyakan Keluarga Korban Perkembangan Perkaranya, Begini Penegasan Polisi

Tulisan-tulisan itu dikabarkan merupakan nama dari beberapa tokoh militer bersejarah dalam bahasa Inggris dan bahasa Eropa Timur.

Dalam video siaran langsungnya yang sempat beredar viral di media sosial, Tarrant terlihat dengan santai memarkir mobilnya di sebuah gang yang terletak di sebelah masjid.

Ia langsung mengambil sejumlah senapan lalu berjalan santai menuju masjid sambil sesekali terdengar bersiul.

Sesampainya di depan masjid, pria itu melepaskan tembakan ke umat yang sedang beribadah di sana. Terekam pula beberapa orang mengerang di lantai masjid.

Sejumlah orang lainnya terlihat terkapar tak berdaya. Tarrant bahkan masih menembaki orang-orang yang sudah tergeletak di lantai masjid. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi
MODIFIKASI Kendaraan Pengangkut BBM Ilegal dan Penggunaan Barcode Didalami Polisi Kemungkinan Keterlibatan Pihak SPBU
BONGKAR Empat Kasus BBM Ilegal, Modus Tangki Kendaraan Dimodifikasi
KAGET ! Sang Ayah Temukan Anaknya Bunuh Diri
DIAMANKAN Dua Pria dengan Ratusan Butir Obat dan Sajam, Hasil KRYD Dipimpin Kapolresta Banjarmasin
DUKA SELIMUTI Relawan Bertugas Padamkan Karhutla di Kalsel
KEBAKARAN di Jalan Belitung Darat, Penghuni Rumah Berlarian Selamatkan Diri
RANGKUL Ojol dan Ormas, Kapolresta Banjarmasin Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:16

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:56

TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40

BONGKAR Empat Kasus BBM Ilegal, Modus Tangki Kendaraan Dimodifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:32

KAGET ! Sang Ayah Temukan Anaknya Bunuh Diri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59

DIAMANKAN Dua Pria dengan Ratusan Butir Obat dan Sajam, Hasil KRYD Dipimpin Kapolresta Banjarmasin

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13

DUKA SELIMUTI Relawan Bertugas Padamkan Karhutla di Kalsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:44

KEBAKARAN di Jalan Belitung Darat, Penghuni Rumah Berlarian Selamatkan Diri

Berita Terbaru


Personel Lanud Sjamsudin Noor menurunkan dry ice yang dibawa Pesawat TNI AU. (Foto: HO-Antara)

Kalsel

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 00:16

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Maria C Galuh)

Bisnis

HARGA BBM Subsidi tak Naik hingga Akhir Tahun 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:09

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Suyudi Ario Seto menjawab pertanyaan wartawan usai Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Prisca Triferna)

Hukum

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:03

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca