Suarindonesia – Menyusul rencana persiapan dalam menghadapi pemilihan kepala daerah ( pilkada) 2020, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarmasin terus memggalakan sosialisasi pendidikan politik dan kesadaran dalam menggunakan hak pilihnya.
Bahkan kali ini giliran warga Keramat Kelurahan Sungai Bilu dengan tema yang sama yakni “Pendidikan Politik Melalui Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Masyarakat.”
Kepala Kesbangpol Kota Banjarmasin, Drs H Kasman menjelaskan, pendidikan politik penting dilakukan agar masyarakat mamahami perannya dalam mewujudkan Indonesia akan datang.

Tujuan Kesbangpol tersebut, selain sebagai kewajiban pemerintah dalam memberikan politi kepada masyarakat, masyarakat pun perlu tahu dan bisa menggunakan hak pilihnya atau aspirasinya pada pelaksanaan Pemilu.
Menurutnya, beda pilihan adalah hal wajar karena di Indonesia merupakan negara demokrasi dan setiap warganya memiliki hak pilih masing – masing. “Apa pun pilihannya silakan digunakan pada TPS, dengan harapan menggunakan hati nuraninya bisa amanah, dan penekannya agar mereka semua hadir di Pemilu,” ujar Kasman.
Kasman menambahkan, pada 2025 pelaksanaan pemilu akan lebih banyak lagi surat suara. “Pemilu ke depan akan lebih berat lagi, tujuh surat suara digabungkan semua karena pilkada dan pileg dilaksanakan sekalian, “katanya.
Karena, lanjut Kasman, dengan terus melaksanakan pendidikan politik, masyarakat akan memahami pentingnya penggunaan hak suara mereka untuk menentukan masa depan negara. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















