MENLU AS: Dunia Lebih Aman Tanpa Hassan Nasrallah

- Penulis

Selasa, 1 Oktober 2024 - 00:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Antony Blinken, Menlu AS. (AP Photo/Roberto Schmidt)

Antony Blinken, Menlu AS. (AP Photo/Roberto Schmidt)

SuarIndonesia — Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, buka suara usai pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, tewas dalam serangan Israel di Beirut, Lebanon. Blinken menilai dunia akan lebih aman tanpa Nasrallah.

“Wilayah ini, dunia lebih aman tanpa dia,” kata Blinken saat berbicara di Washington dikutip detikNews dari AFP, Senin (30/9/2024).

Blinken juga menyebut Nasrallah sebagai teroris yang brutal. Menurutnya, Nasrallah dan kelompoknya bertanggung jawab dalam tiap konflik yang menewaskan warga Amerika, Israel, hingga rakyat Lebanon sendiri.

“Hassan Nasrallah adalah seorang teroris brutal yang banyak korbannya termasuk warga Amerika, Israel, warga sipil di Lebanon, warga sipil di Suriah dan banyak lainnya juga,” ujar Blinken.

“Selama kepemimpinannya di Hizbullah, kelompok tersebut meneror orang-orang di seluruh wilayah dan menghalangi Lebanon untuk maju sepenuhnya sebagai sebuah negara,” sambungnya.

Tewasnya Hassan Nasrallah akibat serangan Israel menimbulkan eskalasi baru dalam konflik di wilayah Timur Tengah. Meski begitu, Blinken menilai penyelesaian secara diplomasi harus diutamakan.

“Amerika Serikat akan terus bekerja sama dengan mitra kami di kawasan dan di seluruh dunia untuk memajukan resolusi diplomatik yang memberikan keamanan nyata bagi Israel, Lebanon, dan memungkinkan warga di kedua sisi perbatasan untuk kembali ke rumah mereka,” ujarnya.

Blinken juga menyinggung situasi di Gaza, Palestina. Dia mengatakan upaya gencatan senjata di wilayah tersebut masih dilakukan.

“Kami juga akan terus berupaya untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang dapat memulangkan para sandera, meringankan penderitaan di Gaza, dan menjaga kemungkinan perdamaian yang lebih abadi dan terjamin di seluruh wilayah,” ucap Blinken.

Hassan Nasrallah tewas dalam serangan Israel di wilayah Beirut, Lebanon, pada Jumat (27/9). Hizbullah menyatakan segera menunjuk pemimpin baru usai tewasnya Nasrallah.

Hizbullah: Pengganti Nasrallah Bakal Ditunjuk Secepatnya

Kelompok milisi Hizbullah di Lebanon akan memilih pengganti Hassan Nasrallah yang tewas dibunuh Israel pekan lalu, “pada kesempatan paling awal”.

Naim Qassem, Wakil Sekjen Hizbullah. (Foto: REUTERS/MohamedAzakir)

Hal ini diungkapkan oleh wakil pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, pada Senin (30/9). Ini menjadi pernyataan resmi pertama Hizbullah pasca kematian Nasrallah pada Jumat (27/9/2024) lalu.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

“Kami akan memilih sekretaris jenderal sesegera mungkin, dan kami akan mengisi kepemimpinan dan posisi secara permanen,” kata Qassem dalam pidato yang disiarkan televisi, dari lokasi yang dirahasiakan.

Qassem menegaskan Hizbullah bakal melanjutkan pertempuran melawan Israel dan terus menembakkan roket sedalam 150 kilometer ke wilayah Israel. Mereka juga mengaku tengah menghadapi kemungkinan serangan darat dari militer Zionis.

“Apa yang kami lakukan adalah hal yang paling minimum. Kami tahu bahwa pertempuran ini mungkin akan berlangsung lama,” kata Qassem, dikutip CNNIndonesia dari Reuters.

“Kami akan menang seperti yang kami menangkan dalam pembebasan tahun 2006 lalu menghadapi musuh Israel,” imbuhnya.

Dia juga meminta para pengikut Hizbullah untuk bersabar dan menegaskan kelompok itu tengah berupaya untuk segera menunjuk pengganti Nasrallah.

“Israel tidak mampu mencapai kemampuan militer kami, dan apa yang media mereka katakan tentang penghancuran sebagian besar kemampuan jarak menengah dan jauh kami, adalah mimpi yang belum tercapai dan tidak akan pernah tercapai,” ujarnya.

Ini adalah kali pertama Qassem muncul di publik. Dia merupakan tokoh veteran Hizbullah yang menjabat sebagai wakil sekjen sejak 1991.

Dia diangkat sebagai wakil sekjen sejak masa kepemimpinan Abbas al-Musawi yang tewas dalam serangan helikopter Israel pada tahun 1992, dan tetap memegang jabatan itu saat Nasrallah memimpin.

Sejauh ini belum diketahui siapa yang akan menggantikan kepemimpinan Nasrallah.

Muncul isu sepupu Nasrallah, Hashem Safieddine, yang akan menjadi pemimpin Hizbullah. Namun kelompok itu buru-buru membantah rumor tersebut.

Hashem Safieddine merupakan kepala dewan eksekutif Hizbullah yang bertugas mengawasi urusan politik kelompok tersebut. Dia juga mengelola operasi militer Hizbullah. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:22

PEMBENTUKAN Satgas Mitigasi PHK Guna Lindungi Pekerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59

MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Kamis, 30 April 2026 - 00:05

PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 23:58

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terbaru

Kalsel

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:17

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat rilis pengungkapan pupuk. (Foto: Istimewa)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca