MENKEU Purbaya: Efisiensi MBG Bisa Hemat Rp40 Triliun per Tahun

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu foto program makan bergizi gratis yang ditampilkan dalam cover story Jurnal Agricultural & Rural Studies edisi volume 4 nomor 1. (Agricultural & Rural Studes)

Salah satu foto program makan bergizi gratis yang ditampilkan dalam cover story Jurnal Agricultural & Rural Studies edisi volume 4 nomor 1. (Agricultural & Rural Studes)

SuarIndonesia — Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan efisiensi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menghemat anggaran negara hingga Rp40 triliun per tahun.

Efisiensi tersebut direncanakan dilakukan dengan mengurangi jumlah hari operasional. Pemberian MBG diusulkan menjadi lima hari dalam sepekan dari sebelumnya yang enam hari.

“Kan biasanya seminggu (MBG) enam hari, dia (Kepala BGN) bilang lima hari. Jadi ada efisiensi juga dari MBG, ada pengurangan cukup banyak tuh. Dia bilang saja bisa (hemat) Rp40 triliun setahun,” kata Menkeu Purbaya di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, langkah ini menunjukkan upaya Badan Gizi Nasional (BGN) dalam melakukan efisiensi anggaran di tengah kondisi ekonomi yang bergejolak akibat konflik geopolitik global.

“Ini bukan saya yang motong ya, memang dia (BGN) melakukan sendiri karena dia bilang masih bisa ada efisiensi dengan keadaan yang seperti sekarang ini,” ujar Purbaya, dilansir Antaranews.com.

Bendahara negara itu menuturkan, rencana efisiensi tersebut berasal dari pihak Badan Gizi Nasional (BGN). Pengumuman kebijakan ini juga akan disampaikan langsung oleh Kepala BGN Dadan Hindayana.

Baca Juga :   ATURAN Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 April 2026

Ia menegaskan, efisiensi anggaran MBG belum termasuk dalam total nilai efisiensi yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp81 triliun.

Adapun usulan pengurangan hari operasional MBG menjadi lima hari masih bersifat awal dan disampaikan dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Tercatat pada tahun anggaran 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp335 triliun untuk kelanjutan program MBG.

Belanja yang disalurkan melalui kementerian/lembaga (K/L), tepatnya Badan Gizi Nasional (BGN), hanya sebesar Rp268 triliun. Sementara Rp67 triliun sisanya dicadangkan, setara dengan 20 persen dari total anggaran. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS Penyiraman Aktivis, Komnas HAM Dorong Pemeriksaan KaBAIS
KPK: Pengalihan Penahanan Terkait Strategi Penanganan Perkara
KPK: Progres Kasus Kuota Haji Disampaikan Senin 30 Maret
MENTERI ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia tak Lakukan Impor
USULKAN Legalitas Tambang Rakyat di Kalsel Demi Keadilan
KABAIS TNI Mundur, Buntut Kasus Penyiraman Air Keras
ATURAN Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 April 2026
MENDAGRI Tito: Skema WFH Diusulkan Dilakukan Sehari dalam Sepekan

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:00

AS Kaji Pengerahan 10.000 Tentara Darat Tambahan

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:46

PRESIDEN Maduro Ditahan di Sel Khusus Penjara AS

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:04

AKHIRI Perang, Pakistan jadi Perantara Komunikasi AS-Iran

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:58

1.900 Kapal Masih Tertahan di Selat Hormuz

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:31

IAEA: AS dan Iran akan Berunding di Pakistan Akhir Pekan

Selasa, 24 Maret 2026 - 00:06

TERUS BOM IRAN Ini Ancaman Donald Trump jika Dialog Gagal, Singgung Perubahan Rezim

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:51

IRAN: 223 Perempuan dan 202 Anak-anak Tewas dalam Serangan AS-Israel

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:04

SANKSI Minyak Rusia Dicabut AS, Thailand Siap Negosiasi

Berita Terbaru

Headline

SEORANG WANITA Ingin Bunuh Terjun dari Jembatan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 00:16

(thetimes.com)

Internasional

AS Kaji Pengerahan 10.000 Tentara Darat Tambahan

Jumat, 27 Mar 2026 - 20:00

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca